Perjalanan sempurna Persebaya U-18 di Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027 akhirnya terhenti di tangan Deltras FC. (Persebaya)
Elite Pro Academy One U-18 2026/2027 | Matchday 8

Rekor Sempurna Terhenti, Persebaya U-18 Takluk dari Deltras

Perjalanan sempurna Persebaya U-18 di Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027 akhirnya menemui hambatan. Setelah melewati tujuh pertandingan dengan kemenangan, Green Force Muda harus menerima kekalahan perdana saat menghadapi Deltras U-18. Bermain di Lapangan A Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/11), Persebaya takluk dengan skor tipis 0-1.

Sejak peluit awal dibunyikan, Persebaya sebenarnya tampil agresif dan berusaha mengendalikan jalannya pertandingan. Anak asuh Fani Setyo beberapa kali membangun serangan serta memberikan ancaman ke lini pertahanan Deltras. Namun, upaya tersebut belum mampu menghasilkan gol.

Situasi pertandingan berubah pada menit ke-27. Arka Bryprasetyo harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap pemain lawan. Bermain dengan 10 orang membuat Persebaya harus bekerja lebih keras untuk menjaga keseimbangan permainan.

Deltras kemudian mendapatkan kesempatan melalui titik putih pada menit ke-39. Eksekusi penalti lawan berhasil membobol gawang Persebaya yang dikawal Ibra Kurnia. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda hingga pertandingan berakhir.

Selepas laga, pelatih Persebaya U-18, Fani Setyo, mengakui pertandingan berjalan sulit, terutama setelah timnya kehilangan satu pemain. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemain yang berusaha bertahan dan memberikan kemampuan terbaik hingga peluit akhir.

“Situasinya memang tidak mudah ketika kami harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-27. Pemain harus mengubah pendekatan dan bekerja lebih keras untuk menjaga keseimbangan tim. Saya tetap mengapresiasi usaha mereka karena sudah berjuang maksimal dalam kondisi yang tidak ideal,” ucap Coach Fani.

Kekalahan ini sekaligus mengakhiri catatan tujuh kemenangan beruntun Persebaya U-18 di Grup C. Meski hasil tersebut terasa mengecewakan, Coach Fani tidak ingin anak asuhnya larut dalam kekecewaan. Ia meminta para pemain segera mengalihkan perhatian pada pertandingan berikutnya dan menjadikan laga ini sebagai bahan evaluasi.

“Kami tidak perlu terlalu lama memikirkan kekalahan ini. Tentu ada kekecewaan, tetapi kompetisi masih berjalan dan perjalanan kami belum selesai. Kami akan mengevaluasi apa yang kurang, memperbaikinya saat latihan, lalu kembali fokus untuk pertandingan berikutnya,” tandasnya. (*)

BERITA LAINNYA