Kiper Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi, saat beraksi di laga melawan PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persebaya)

Hanya Raih Satu Poin di GBT, Ernando Ari Tak Bisa Menutupi Kekecewaan

Dua gol Miguel Pereira yang menyelamatkan Persebaya Surabaya dari kekalahan belum mampu menghapus kekecewaan Ernando Ari Sutaryadi. Penjaga gawang Green Force itu mengaku hasil imbang 2-2 melawan PSS Sleman terasa seperti kekalahan, terlebih laga pekan kelima Super League 2026/2027 tersebut berlangsung di hadapan ribuan Bonek dan Bonita di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (18/10).

Persebaya harus puas berbagi poin setelah gagal mengamankan kemenangan di kandang sendiri. Meski mampu bangkit dari ketertinggalan melalui dua gol Miguel Pereira, hasil tersebut tetap meninggalkan kekecewaan bagi Ernando dan rekan-rekannya yang berharap bisa menghadirkan tiga poin untuk pendukung setia Green Force.

"Kami, para pemain, juga merasa kecewa karena belum bisa memberikan hasil yang diharapkan, terutama kemenangan di laga kandang ini," ujar Ernando dalam konferensi pers selepas pertandingan.

Kekecewaan Ernando cukup beralasan. Persebaya sempat berada dalam situasi sulit setelah PSS Sleman mampu dua kali membobol gawangnya. Tim tamu tampil efektif memanfaatkan peluang yang didapat, sedangkan Green Force harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan.

Berdasarkan catatan pertandingan, PSS hanya melepaskan empat tembakan dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang. Dua tembakan tepat sasaran tersebut berbuah gol. Efektivitas lawan dalam memaksimalkan peluang menjadi pekerjaan rumah yang perlu diperhatikan Persebaya.

Di sisi lain, Persebaya menunjukkan semangat juang untuk menjaga peluang meraih hasil positif. Miguel Pereira menjadi penyelamat Green Force melalui gol pertamanya pada menit ke-36. Ketika kemenangan tampak sulit diraih dan waktu pertandingan hampir habis, pemain tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90+2.

Gol di penghujung pertandingan itu memastikan Persebaya terhindar dari kekalahan. Namun, bagi Ernando, satu poin yang diraih belum memenuhi harapan tim, terutama karena mereka tampil di kandang sendiri dengan dukungan penuh Bonek dan Bonita.

Kiper berusia 24 tahun itu menegaskan, Persebaya tidak ingin larut dalam kekecewaan. Hasil pertandingan akan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pemain dan tim pelatih untuk memperbaiki kekurangan, terutama dalam mengantisipasi serangan lawan dan menjaga konsistensi permainan.

"Kami akan melakukan evaluasi dan memperbaiki setiap kesalahan, serta membenahi hal-hal yang masih kurang agar bisa menjadi lebih baik ke depannya," tegasnya.

Di tengah hasil yang belum sesuai harapan, Ernando juga menyampaikan apresiasi kepada Bonek dan Bonita yang terus memberikan dukungan sepanjang pertandingan. Kehadiran suporter di Stadion GBT menjadi suntikan semangat bagi para pemain, termasuk ketika Persebaya harus berjuang mengejar ketertinggalan.

"Terima kasih atas dukungan Bonek dan Bonita. Jangan pernah berhenti mendukung kami karena perjalanan masih panjang," tutup Ernando. (*)

BERITA LAINNYA