Persebaya Future Lab terus mempertegas komitmennya dalam membangun fondasi pembinaan usia muda yang kuat dan berkelanjutan. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah menjalin kolaborasi dengan klub asal Inggris, Tranmere Rovers F.C., guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor kepelatihan.
Kerja sama tersebut mulai diwujudkan melalui serangkaian workshop kepelatihan. Hingga saat ini, Tranmere Rovers telah menggelar empat workshop yang diikuti sekitar 30 pelatih.
Peserta workshop tidak hanya berasal dari lingkungan Persebaya Future Lab. Sejumlah pelatih Persebaya yang berlaga di Piala Soeratin turut ambil bagian, bersama perwakilan dari 20 klub internal Persebaya. Keterlibatan berbagai elemen tersebut menunjukkan keseriusan Persebaya dalam membangun standar pembinaan yang merata dan berkelanjutan di seluruh ekosistem klub.
Program ini merupakan kelanjutan dari inisiasi awal bersama Pemerintah Kota Surabaya dalam mempererat hubungan antara Liverpool Raya dan Surabaya. Kini, kolaborasi tersebut mulai diimplementasikan secara lebih terarah melalui Future Lab sebagai pusat pengembangan pembinaan usia muda.
Kepala Unit Persebaya Future Lab Janu Ramadanis menyebut kerja sama ini menjadi langkah penting untuk membuka akses pembelajaran internasional bagi para pelatih di Surabaya.
Menurutnya, Tranmere Rovers Clinic memberikan tambahan wawasan dan metode baru yang nantinya bisa langsung diterapkan di tim-tim internal Persebaya.
“Ini adalah langkah awal yang sangat positif. Kami ingin pelatih-pelatih di lingkungan Persebaya mendapatkan exposure dan perspektif baru dari sepak bola Eropa, khususnya dari Tranmere Rovers. Harapannya, ilmu yang didapat bisa langsung diterapkan dalam proses pembinaan,” ujarnya.

Matt Hunter bersama staf pelatih Persebaya Future Lab, Dani Rayoga memberikan intruksi ke para pemain. (Persebaya)
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Persebaya membangun ekosistem pembinaan yang lebih terstruktur dan progresif. Melalui kolaborasi internasional, kualitas pelatih diharapkan terus meningkat sehingga berdampak langsung terhadap perkembangan pemain muda di Kota Pahlawan.
“Hari ini mereka telah menjalani serangkaian agenda dengan mengunjungi langsung sesi latihan, baik di Persebaya Future Lab maupun Coaching Clinic di Putera Surabaya. Ini tentu menjadi kesempatan besar untuk evaluasi sekaligus pengembangan yang lebih konkret,” pungkasnya. (*)