Gelandang Persebaya Aryn Glen Williams bersyukur rekor invincibles Arsenal selama satu musim di Premier League gagal dipecahkan Liverpool. Ia berharap tim favoritnya, Arsenal, bisa menembus empat besar, batas akhir ke Liga Champions Eropa. (Persebaya)
Bersyukur Rekor Invincibles The Gunners Bertahan
Aryn Bicara Tentang Arsenal dan Liverpool

Gelandang Persebaya Aryn Glenn Williams terang-terangan mengaku sebagai Gooners, penggemar Arsenal. Leluhurnya yang berasal dari Inggris menjadi salah satu penyebab. Tidak berlebihan, jika koleksi jersey Arsenal pemain berpaspor Australia itu cukup variatif.

Di saat libur panjang liga karena pandemi virus Corona seperti saat ini, Aryn pun bisa asyik diajak ngobrol soal Arsenal. Tentu saja Premier League Inggris yang diikuti Arsenal.

”Harus diakui saat ini tim Liverpool dalam performa yang sangat bagus. Tetapi mereka mungkin tidak bisa mendapatkan itu (gelar). Karena UEFA dan FIFA adalah ”bos”, jadi apa yang mereka katakan adalah (keputusan) final,” kata Aryn.

Komentar Aryn itu merujuk pada pernyataan Presiden UEFA Aleksander Ceferin yang menyatakan Liverpool tidak akan diberi gelar juara Premier League jika musim 2019/2020 akhirnya dibatalkan. Meski saat ini mereka memuncaki klasemen dengan gap yang begitu jauh dari pesaing terdekat.

Liverpool unggul 25 poin dari Manchester City. Pertandingan pun hanya tersisa delapan laga. The Reds benar-benar dalam posisi juara tinggal menunggu waktu.

”Ini tentu menjadi kerugian bagi Liverpool. Mereka telah menunggu gelar Premier League selama 30 tahun,” sambung pemain berusia 26 tahun ini sembari terkekeh kecil.

Kini semua pihak berharap pandemi Corona segera berakhir. Segala aktivitas, termasuk sepak bola, kembali bergulir. Liga-liga di Eropa sendiri diberi tenggat untuk menyelesaikan semua pertandingannyapada 30 Juni 2020.

Bahwa nantinya Liverpool akan menjadi juara, Aryn akan menyampaikan selamat. Itu adalah buah kerja keras dan dedikasi seluruh tim. Namun, Aryn tetap menepuk dada. Pasalnya, Liverpool gagal memecahkan rekor invincibles atau tak terkalahkannya Arsenal selama satu musim di Premier League. Itu mereka bukukan pada musim 2003/2004 bersama Arsene Wenger.

”Hanya satu yang invincibles. Tidak ada satu klub Premier League yang bisa mengalahkan (rekor) Arsenal. Tetapi saya harap tidak kehilangan poin lagi, jika kompetisi berlanjut. (Poin) kami tidak terlalu jauh dari empat besar. Batas akhir ke Liga Champions. Mereka harus terus menang, tidak kalah lagi,” tandas Aryn. (*)

 

 

BERITA LAINNYA