Salah satu acara Green Nord Festival (GN Fest) 3 2018, talkshow, menghadirkan Bonek Jogja, Tulus Budi yang akrab disapa Cak Tulus, Syaiful Antoni atau Capo Ipul, dan Arif Chusnudin sebagai pembicara tadi malam (27/10). (Greennord27.com for Persebaya)
Ribuan Bonek Padati GN Fest 3
Upaya Sebarkan Virus Positif Bonek

Ribuan suporter Bonek memadati Lapangan Ole Ole, Surabaya, sejak Sabtu sore (27/10). Mereka berduyun-duyun menyemarakan Green Nord Festival (GN Fest) 3 2018. Festival bagi suporter pendukung Persebaya maupun masyarakat Surabaya ini bertema edutainment, yakni hiburan dan pendidikan.

Gelaran pertamanya, GN Fest 2016 dihelat di Lapangan Persebaya, Karanggayam, 5 Maret 2016 silam. Setahun kemudian digeber di Lapangan Ole Ole, 16 September 2017. Kesuksesan dua hajatan tersebut membuat Green Nord, julukan Bonek yang menghuni tribun utara saat Persebaya bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, kembali menggelar ketiga kalinya.

Kegiatan seni lebih dominan pada acara GN Fest, selain live music, ada photo competition on the spot, talkshow, booth clothing, dan chant competition. Acara ini juga bertujuan untuk menghapus stigma negatif Bonek. “Kami terus kampanyekan chant anti rasisme dan menyajikan kreativitas. Sehingga Bonek bisa dipandang positif,” beber Azis Prasetya, ketua pelaksana GN Fest 3 ketika ditemui di sela-sela acara.

“Acara ini merupakan ajang silaturahmi bagi komunitas Bonek lainnya. Ini juga menjadi pembuktian kami dalam mendukung dan mengabdi kepada masyarakat Surabaya. Bahwa Bonek bisa kreatif dan memberikan sumbangsih positif,” imbuh Azis.

Ribuan suporter tampak larut mengikuti alunan musik dari bintang tamu seperti Leokanz, Doa Ibu, Hold, DJ Dhio, Stand For Pride, Blingsatan, Plester X, Crucial Conflict. Azis menyebutkan acara ini berlangsung dari sore sampai malam. Ia memperkirakan hampir sekitar 3 ribuan Bonek meramaikan festival ini.

Rangkaian acara lainnya berupa talkshow dengan tema "Bersama Menjaga Kejayaan". Para pembicaranya pun tak main-main. Ada dedengkot Bonek Jogja, Tulus Budi yang akrab disapa Cak Tulus, Syaiful Antoni atau Capo Ipul, dan Arif Chusnudin (sesepuh tribun utara). Selain itu ada Ram Surahman, mantan wartawan yang juga sekretaris tim Persebaya.

Beranjak malam, acara semakin ramai dengan ribuan penonton dari sore hari yang telah memadati lokasi acara. Apalagi ditambah kehadiran tiga pemain Green Force. Izaac Wanggai, Onorionde Kughegbe John alias O.K. John, dan Adam Maulana. Ketiganya sempat malu-malu saat diajak naik ke atas panggung.

“Acara ini sangat positif sekali. Dan terasa sekali antusiasme Bonek yang memadati festival hingga malam ini,” ujar Adam yang juga menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Surabaya itu.

Festival ini sendiri ditutup dengan Song for Pride yang diramaikan aksi dua maskot Persebaya, Jojo dan Zoro. Tepat pukul 22.20 WIB, suporter dan para penonton lain beranjak meninggalkan tempat acara. (*)

BERITA LAINNYA