Edo (kanan) mencoba merebut bola dari pemain Sasana Bhakti. (Persebaya)
Kompetisi Kapal Api Persebaya 2018 Seri B Sasana Bhakti vs Semut Hitam
Dua Kartu Merah Mewarnai Kemenangan Semut Hitam

Kompetisi Kapal Api Persebaya 2018 Seri B kembali bergulir sore ini (19/10). Kali ini Sasana Bhakti ditantang sesama penghuni papan bawah, Semut Hitam. Pertandingan yang berlangsung di lapangan Persebaya, Karanggayam ini dimenangkan oleh Sasana Bhakti dengan skor tipis 2-1.

Pada babak pertama pertandingan berjalan alot. Jual beli serangan terjadi antar kedua klub. Pada menit ke-36 Semut Hitam berhasil memimpin terlebih dahulu lewat sontekan Edo. Tertinggal satu gol membuat Sasana Bhakti lebih agresif dalam penyerangan. Namun gol yang ditunggu baru hadir di menit ke-45. Firman Mustofa mampu mengecoh penjaga gawang Semut Hitam, Dava dan membuat skor menjadi 1-1 hingga turun minum.

Skor imbang membuat babak kedua berjalan lebih keras. Keinginan untuk menjauh dari posisi juru kunci menjadi semangat kedua tim untuk merebut 3 poin. Tingginya tensi pertandingan menghasilkan 2 kartu merah untuk masing-masing tim. Pemain bertahan Sasana Bhakti, Taruna terlebih dahulu mendapat kartu merah pada menit ke-56, akibat melakukan tendangan kepada pemain Semut Hitam.

Tak selang berapa lama atau tepatnya pada menit ke-59 giliran Semut Hitam yang kehilangan pemainnya. Setelah Bintang melakukan tackle keras pada pemain Sasana Bhakti saat perebutan bola.

Bermain dengan sepuluh orang justru membuat kedua tim makin bermain terbuka. Namun keberuntungan lebih berpihak pada Semut Hitam. Pada menit ke-63 Edo mencetak gol keduanya. Memanfaatkan kelengahan penjaga gawang Sasana Bhakti yang sudah keluar dari gawangnya. 2-1 Semut Hitam unggul hingga peluit panjang dibunyikan.

Ditemui setelah pertandingan, pelatih Sasana Bhakti Imam Rivai mengaku kecewa dengan permainan anak asuhnya. “Anak-anak mampu menguasai babak pertama, tapi kartu merah di babak kedua sepertinya juga ikut mempengaruhi permainan mereka,” terang Imam.

Sementara itu meski mampu merebut 3 poin, pelatih Semut Hitam Novanda Putra menyayangkan kartu merah yang didapat pemainnya. Menurutnya para pemain mudah terpancing emosi yang tidak perlu. “Pemain yang turun hari ini mayoritas kelahiran tahun 2003 jadi banyak yang masih emosional, seharusnya kita bisa menang tanpa adanya kartu merah untuk pihak kita,” tutur Novanda.

Hasil pertandingan ini membuat Sasana Bhakti tertahan di posisi 9 klasemen sementara Kompetisi Kapal Api Persebaya 2018 Seri B dengan raihan 13 poin dari 15 pertandingan. Terpaut 1 peringkat di atas penghuni juru kunci Farfaza FC. Sedangkan Semut Hitam berhasil naik peringkat ke posisi 7 menggeser TEO. Semut Hitam berhasil mengantongi 18 poin dari 15 pertandingan.(*)

BERITA LAINNYA