Raja putaran pertama Kompetisi Kapal Api Persebaya (KKAP) musim ini, Bintang Timur, akan mendapat tantangan dari Pelabuhan III besok sore (18/8) di Lapangan Persebaya, Karanggayam. (Persebaya)
Preview Kompetisi Kapal Api Persebaya 2018 Pelabuhan III vs Bintang Timur
Menantang Penguasa Sementara Seri A

TUMBANGNYA runner up Kompetisi Kapal Api Persebaya (KKAP) di musim 2018 menjadi salah satu kejutan di putaran pertama lalu. Adalah Bintang Timur yang membuat malu Pelabuhan III dengan skor tipis 1-0. Aroma dendam pun menyeruak saat kedua tim bersua di Lapangan Persebaya, Karanggayam, besok sore (18/8).

Di pertemuan pertama lalu, Bintang Timur unggul cepat ketika laga baru masuk menit ke-8 lewat Muhammad Rahmadani. Gol semata wayang itu pun berhasil mengantarkan Bintang Timur meraih 3 poin dari Pelabuhan III. Setelah itu, Bintang Timur menjadi juara paro musim Seri A.

Tim asuhan Nurkiman tersebut tentu ingin menjaga posisi puncak Seri A. Mereka mengoleksi sembilan poin, unggul empat angka dari Indonesia Muda juara bertahan musim lalu. Sedangkan Pelabuhan III berkutat di papan tengah dengan raihan 12 poin. Kendati demikian, Pelabuhan III layak menepuk dada lantaran menjadi tim dengan pertahanan terbaik di KKAP musim ini.

Gawang Pelabuhan III baru bergetar lima kali, paling sedikit diantara semua kontestan KKAP musim ini. Pasukan asuhan Sunar Sulaiman itu juga cukup tajam dengan menceploskan 13 gol. Dari segi ketajaman, mereka harus waspada lantaran Bintang Timur mampu mencetak 16 gol.

Tim Pelabuhan III (putih) saat menghadapi HBS di putaran pertama lalu tidak mengusung dendam saat meladeni Bintang Timur besok sore (18/8) di Lapangan Persebaya, Karanggayam. (Persebaya)

Melejitnya Bintang Timur tak lepas dari hasil musim 2017 lalu. Bintang Timur musim lalu menjadi bulan-bulanan tim lain karena jarang meraih kemenangan. “Anak-anak harus bermain dengan optimal agar yang menonton juga menikmati, tetap solid dan tidak meremahkan lawan” ujar Nurkiman.

Di sisi lain, Sunar Sulaiman, arsitek Pelabuhan III, tetap optimis untuk pertandingan yang akan datang besok. Menurutnya, laga nanti bukan untuk ajang balas dendam. Ia menilai hasil memalukan di putaran pertama sudah seharusnya dilupakan. “Pertandingan nanti tidak untuk balas dendam. Kami harus tetap fokus meraih hasil maksimal,” tegasnya. (*)

BERITA LAINNYA