Bonek Bali ketika membersihkan Stadion Kapten I Wayan Dipta usai laga Bali United vs Persebaya (Bonek Bali for Persebaya)
Loyalitas Tanpa Batas Bonek Bali
Tidak Kebagian Tiket, Bersihkan Stadion dan Cat GOR

Ada banyak cerita positif. Dari awayday Bonek ke Gianyar, Bali, pertengahan pekan hingga Minggu lalu (18/11). Foto dan video Bonek bersih-bersih pantai, hingga menyapu stadion viral.

Salah satu komunitas Bonek yang melakukan tindakan terpuji itu adalah Bonek Bali. Seusai pertandingan Bali United melawan Persebaya, sekitar 500 anggota komunitas itu melakukan aksi bersih-bersih stadion Kapten I Wayan Dipta. ”Bersenjatakan” sapu lidi dan cikrak alias pengki, mereka membersihkan tribun maupun areal sekitar stadion.

“Kami sudah mengkoordinasikan aksi ini sejak jauh hari, saat kopi darat,” kata Wazza Al Mustafa, salah seorang anggota Bonek Bali.

Menurut Wazza aksi bersih-bersih itu adalah upaya Bonek Bali untuk menunjukkan bahwa penggemar Persebaya di Pulau Dewata pun menuju perkembangan yang lebih baik. Tidak kalah dari Bonek di Surabaya dan di kota lain yang juga terus menebar virus positif. Bonek Bali ingin menunjukkan bahwa Bonek adalah kelompok yang punya energi positif.

Cukup lama Wazza dkk membersihkan areal stadion. Bahkan sampai di stadion dipadamkan. Itu karena areal yang mereka bersihkan cukup luas. Di dalam stadion, mereka menyisir baris kursi demi kursi. Dari bawah ke atas tribun. Pun demikian sebaliknya.

Tidak hanya areal dalam stadion, sisi luar stadion juga menjadi sasaran aksi Bonek Bali. Memang, areal luar stadion lumayan kotor. Puluhan ribu penonton yang tidak mendapatkan tiket nonton bareng di empat giant screen yang disiapkan panitia penyelenggara Bali United. 

”Kami Bonek Bali adalah yang termasuk yang tidak mendapatkan tiket masuk,” ungkap Wazza. “Ini sudah menjadi komitmen kami semua, karena kuota cuma 2000 maka kami berikan kepada dulur-dulur kami yang datang dari Surabaya,” sebutnya.

Tidak berhenti membersihkan stadion, Bonek Bali kini sedang menunggu persetujuan dari pengelola GOR Kebo Iwa untuk mengecat tembok gelanggang olahraga tersebut. GOR yang menjadi tempat menginap Bonek pekan lalu itu beberapa temboknya ada yang dicoret-coret. 

Bonek Bali malu dengan kejadian tersebut. Karena itu mereka ingin mengecat GOR akan bersih seperti sedia kala. Sebelum kedatangan Bonek. ”Kami masih menunggu persetujuan dari KONI (pengelola GOR, Red),” pungkas Wazza. (*)

 

 

 

BERITA LAINNYA