Persebaya U-18 kembali menunjukkan mentalitas kuat untuk menjaga catatan sempurna di Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027. Sempat tertinggal lebih dulu, Green Force Muda bangkit dan menaklukkan Madura United U-18 dengan skor 4-1 pada matchday kelima Grup C di Madura United Training Ground, Sabtu (17/10). Juan Frits menjadi salah satu penentu kemenangan lewat sumbangan dua gol.
Persebaya sempat dikejutkan oleh gol tuan rumah pada menit ke-12 yang membobol gawang Yoga Putra. Situasi tersebut membuat Green Force Muda harus segera merespons agar tidak kehilangan kendali permainan.
Respons itu datang pada menit ke-23. Juan Frits berhasil menyamakan kedudukan sekaligus mengembalikan kepercayaan diri tim. Setelah gol tersebut, Alfredo Nararya dan kawan-kawan berusaha meningkatkan intensitas serangan. Namun, hingga babak pertama berakhir, skor 1-1 tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih agresif dan mampu mengambil alih kendali permainan. Tekanan yang dibangun akhirnya berbuah gol pada menit ke-51 melalui Nabil Malik. Keunggulan tersebut membuat Green Force Muda semakin leluasa mengembangkan permainan.
Persebaya terus menjaga intensitas hingga penghujung laga. M. Farhan memperlebar keunggulan pada menit ke-86, sebelum Juan Frits mencetak gol keduanya tiga menit kemudian untuk memastikan kemenangan 4-1.
Seusai pertandingan, pelatih Persebaya U-18 Fani Setyo menyoroti konsentrasi pemain pada awal babak pertama. Menurutnya, gol cepat lawan menjadi pengingat bahwa tim harus menjaga fokus sejak menit pertama, terlepas dari persiapan yang telah dilakukan.
“Kami harus lebih siap sejak awal pertandingan. Gol yang terjadi pada menit-menit awal menunjukkan bahwa konsentrasi harus dijaga sepanjang laga. Pemain perlu belajar membaca situasi dengan lebih baik agar tidak memberi lawan kesempatan untuk berkembang,” ujar Fani.
Meski demikian, Coach Fani melihat respons para pemain setelah kebobolan sebagai hal positif. Permainan Persebaya perlahan membaik, koordinasi antarpemain semakin terjaga, dan peluang yang tercipta mampu dimaksimalkan menjadi gol. Perubahan itu menjadi salah satu kunci keberhasilan Green Force Muda membawa pulang tiga poin.
Coach Fani juga bersyukur timnya mampu mempertahankan tren kemenangan. Namun, ia mengingatkan para pemain agar tidak cepat berpuas diri karena masih ada pertandingan berikutnya yang membutuhkan persiapan serius.
“Alhamdulillah, kami bisa kembali meraih kemenangan. Apresiasi untuk kerja keras seluruh pemain yang terus berusaha sampai akhir. Tetapi, kami tidak boleh terlena dengan hasil ini. Masih ada hal yang harus diperbaiki, dan anak-anak harus tetap membumi serta menjaga semangat untuk terus berkembang,” tandasnya.
Kemenangan atas Madura United membuat Persebaya U-18 mencatat lima kemenangan dari lima pertandingan di Grup C EPA One 2026/2027. Catatan sempurna itu menjadi modal berharga bagi Green Force Muda untuk melanjutkan persaingan, sekaligus menjaga konsistensi di tengah jadwal pertandingan yang berdekatan.
Persebaya U-18 akan kembali menghadapi Madura United U-18 di Madura United Training Ground pada pertandingan berikutnya. Green Force Muda diharapkan mampu menjaga momentum, memperbaiki kekurangan, dan kembali menunjukkan kerja keras yang sama. (*)