Persebaya U-18 belum tergoyahkan di puncak klasemen Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/27. Di belakangnya, U-16 terus menanjak lewat dua kemenangan beruntun, sedangkan U-20 mulai menemukan jalan keluar dari hasil-hasil sulit.
Persebaya Future Lab menuntaskan matchday ketiga dan keempat pada gameweek kedua, Sabtu (10/10) dan Minggu (11/10), dengan hasil yang beragam. Berada di Grup C bersama Bali United FC, PSM Makassar, PSS Sleman, Deltras FC, Persik Kediri, dan Madura United, Persebaya U-16, U-18, dan U-20 sama-sama bertemu Persik di dua hari tersebut. Hasilnya membuat ketiganya menempati posisi klasemen yang bervariasi yakni U-18 masih kokoh di puncak, U-16 berada di peringkat ketiga, dan U-20 di peringkat kelima.
Berikut rangkuman hasil dan posisi klasemen masing-masing kelompok umur:
Persebaya U-18: Borong Kemenangan, Masih Sempurna
Persebaya U-18 tampil konsisten saat menghadapi Persik U-18. Pada matchday ketiga, Sabtu (10/10), mereka menang 3-0. Sehari berselang, Minggu (11/10), tim asuhan Fani Setyo tampil menggila dengan menghajar lawan lewat skor 5-1.
Dua kemenangan itu menjadikan Persebaya U-18 meraih empat kemenangan dari empat laga. Mereka memperkokoh posisi di puncak klasemen dengan poin sempurna, yaitu 12, dengan 15 gol dan hanya kebobolan tiga kali.
Persebaya U-16: Sapu Bersih Dua Pertandingan
Persebaya U-16 tampil spektakuler di matchday ketiga. Menghadapi Persik di Lapangan ABC Gelora Bung Tomo, Sabtu (10/10), tim asuhan Khabib Syukron menang comeback dengan skor 3-2. Green Force muda sempat tertinggal sebelum akhirnya membalikkan keadaan dalam laga dramatis yang menghadirkan lima gol.
Minggu (11/10), Green Force muda melanjutkan torehan positif lewat kemenangan 1-0 atas Persik. Dua kemenangan beruntun tersebut menambah koleksi poin Persebaya U-16 menjadi sembilan dari empat laga, dan kini mereka berada di peringkat ketiga.
Persebaya U-20: Menang Dulu, Lalu Ditahan Imbang
Persebaya U-20 memutus tren negatif setelah meraih kemenangan 3-0 atas Persik pada matchday ketiga. Hasil itu menjadi tiga poin pertama mereka setelah dua kekalahan di gameweek pertama, sekaligus membuktikan lini belakang mampu menjaga gawang tetap bersih.
Namun, performa di laga pertama tidak menular saat menjalani matchday keempat. Tim asuhan Mat Halil harus puas dengan satu poin setelah ditahan imbang 0-0.
Hasil itu membuat Persebaya U-20 berada di posisi kelima dengan raihan empat poin. Angka tersebut datang dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. (*)