Persebaya U-16 menunjukkan semangat juang dan dominasi permainan saat menjamu Persik Kediri U-16 pada matchday keempat Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027. Gol spektakuler Dean Maulana menjadi pembeda sekaligus mengantarkan Green Force meraih kemenangan tipis 1-0 di Lapangan ABC Gelora Bung Tomo, Minggu (11/10).
Dean tampil sebagai penentu kemenangan lewat sepakan jarak jauh pada menit ke-33. Tendangan kerasnya berhasil merobek gawang Persik dan membawa Persebaya U-16 unggul. Gol tersebut menjadi buah dari permainan agresif yang diperagakan para pemain muda Bajol Ijo sepanjang pertandingan.
Selepas laga, pelatih Persebaya U-16, Khabib Syukron, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. Ia menilai para pemain mampu menunjukkan semangat pantang menyerah untuk menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
“Anak-anak sudah bekerja keras sepanjang pertandingan. Mereka menunjukkan semangat juang yang bagus, tetap berusaha menjalankan instruksi, dan berjuang bersama untuk mempertahankan keunggulan. Tentu, kemenangan ini menjadi hasil positif bagi perkembangan tim,” ujarnya.
Sepanjang pertandingan, Persebaya U-16 tampil cukup dominan. Revans Dwinanda dan kolega mampu mengendalikan permainan serta memberikan tekanan yang membuat Persik kesulitan mengembangkan serangan. Pergerakan antarpemain yang terorganisasi turut membantu Green Force menjaga penguasaan bola dan membangun serangan secara bertahap.
Gaya permainan tersebut memperlihatkan upaya Bajol Ijo untuk tampil berani, disiplin, dan aktif mengambil inisiatif. Persebaya tidak hanya berusaha menjaga keunggulan, tetapi juga terus mencari peluang untuk menambah gol. Kerja sama antarlini menjadi salah satu modal penting bagi tim dalam mengontrol jalannya pertandingan.
Meski puas dengan hasil akhir dan dominasi yang ditunjukkan, Coach Khabib tetap melihat sejumlah aspek yang perlu dibenahi. Penyelesaian akhir serta pengambilan keputusan saat berada di area serangan menjadi pekerjaan rumah agar peluang yang tercipta bisa dikonversi menjadi gol tambahan.
“Masih ada beberapa hal yang perlu kami evaluasi, terutama penyelesaian akhir dan pengambilan keputusan di momen-momen penting. Kami ingin para pemain lebih tenang dan efektif ketika mendapatkan peluang. Kemenangan ini patut disyukuri, tetapi anak-anak harus terus belajar dan berkembang,” tambahnya.
Hasil positif ini memperkuat posisi Persebaya U-16 dalam persaingan Grup C EPA One 2026/2027. Green Force kini mengoleksi sembilan poin dan menempati peringkat ketiga klasemen sementara setelah meraih tiga kemenangan dari rangkaian pertandingan yang telah dijalani. (*)