Skuad Persebaya U-20 ketika berselebrasi usai berhasil membobol gawang Persik Kediri U-20 di EPA One 2026/27. (Persebaya)
Elite Pro Academy One U-20 2026/2027 | Matchday 3

Putus Tren Negatif, Persebaya U-20 Akhiri Paceklik Kemenangan

Persebaya U-20 akhirnya menemukan kembali senyum kemenangan. Setelah melewati dua hasil mengecewakan pada awal kompetisi, Bajol Ijo Muda bangkit dengan meyakinkan saat menjamu Persik Kediri U-20. Bermain di Lapangan ABC Gelora Bung Tomo, Sabtu (10/10), Persebaya menang telak 3-0 dalam lanjutan Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/27.

Kemenangan ini terasa penting bagi Persebaya U-20. Selain mengamankan tiga poin di kandang sendiri, hasil tersebut menjadi jawaban atas tren negatif yang mereka alami dalam dua matchday awal ketika menghadapi PSS Sleman U-20.

Persebaya membuka keunggulan pada menit ke-18 melalui Riswanto Mukhtar. Gol tersebut lahir setelah kiper Persik Kediri U-20, Davin Maulana, melakukan blunder yang berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Riswanto. Keunggulan itu membuat permainan Bajol Ijo Muda semakin percaya diri.

Tekanan Persebaya kembali membuahkan hasil menjelang turun minum. Pada menit ke-39, Davin Maulana mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi penalti. Gol tersebut membawa Persebaya unggul 2-0 sekaligus memberi modal berharga untuk memasuki babak kedua.

Memasuki paruh kedua, Persebaya tetap menjaga intensitas permainan. Sean Rahman kemudian memastikan kemenangan tuan rumah pada menit ke-70. Melalui aksi individu yang apik, Sean berhasil melewati hadangan lawan sebelum menuntaskan peluang menjadi gol ketiga Persebaya.

Skor 3-0 bertahan hingga pertandingan berakhir. Hasil ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi skuad muda Green Force untuk melanjutkan perjuangan di EPA One musim 2026/27.

Selepas pertandingan, pelatih Persebaya U-20, Mat Halil, mengaku lega melihat respons anak asuhnya. Ia menilai para pemain mampu tampil lebih lepas dan menjalankan arahan yang telah diberikan tim pelatih.

“Alhamdulillah, anak-anak bisa bermain dengan lepas dan menjalankan instruksi dengan baik. Mereka menunjukkan semangat serta keberanian untuk memainkan permainan yang kami inginkan. Kemenangan ini tentu menjadi hal positif bagi tim,” ujar Coach Halil.

Legenda hidup Persebaya tersebut juga menyoroti perkembangan permainan tim, terutama dalam hal pergerakan pemain dan aliran bola. Menurutnya, permainan Persebaya U-20 kali ini terlihat lebih hidup dibandingkan saat menjalani pertandingan di Sleman.

“Pergerakan pemain lebih baik, aliran bola juga lebih lancar. Anak-anak mulai bisa membangun permainan dengan lebih terorganisasi. Ini yang ingin kami pertahankan dan tingkatkan pada pertandingan berikutnya,” imbuhnya.

Meski meraih kemenangan dengan skor meyakinkan, Coach Halil mengingatkan Muhamad Rizki dan kolega agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, tiga poin atas Persik harus menjadi pijakan untuk terus berkembang, bukan alasan untuk mengendurkan kerja keras.

“Anak-anak harus tetap fokus. Kemenangan ini patut disyukuri, tetapi perjalanan masih panjang. Kami harus terus berlatih, memperbaiki kekurangan, dan menjaga semangat yang sama di pertandingan berikutnya,” tutup Coach Halil. (*)

BERITA LAINNYA