Kesabaran Persebaya U-16 akhirnya berbuah tiga poin. Setelah kesulitan menembus pertahanan rapat Deltras FC U-16 pada babak pertama, Green Force Muda bangkit selepas jeda dan mencetak tiga gol untuk mengamankan kemenangan 3-0 pada matchday kedelapan Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (31/10).
Persebaya sebenarnya langsung berusaha mengambil kendali permainan sejak menit awal. Revans Dwinanda dan kawan-kawan menguasai bola serta mencoba membangun serangan dari berbagai sisi. Namun, Deltras tampil disiplin dengan menerapkan pertahanan rendah (low block) yang membuat ruang di lini belakang mereka sulit ditembus.
Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat Persebaya belum mampu memecah kebuntuan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Green Force Muda tampil lebih sabar dalam membangun serangan. Perubahan pendekatan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-70 melalui gol Ronald Luis. Sepuluh menit berselang, Revans Dwinanda menggandakan keunggulan Persebaya. Arief Richardo kemudian menutup kemenangan lewat tendangan keras yang memastikan skor akhir 3-0.
Selepas pertandingan, pelatih Persebaya U-16, Khabib Syukron, mengapresiasi respons anak asuhnya dalam menjalankan rencana permainan. Menurutnya, para pemain mampu memperbaiki pendekatan setelah mengalami kebuntuan pada babak pertama.
“Alhamdulillah, kami bisa meraih tiga poin. Anak-anak berusaha menjalankan game plan yang sudah disiapkan. Setelah babak pertama cukup kesulitan, mereka bisa merespons dengan lebih baik, bermain lebih sabar, dan akhirnya menemukan cara untuk mencetak gol,” ujar Khabib.
Meski puas dengan hasil akhir, Khabib tetap memiliki catatan untuk dibenahi. Ia menilai Revans Dwinanda dan kawan-kawan masih perlu meningkatkan ketenangan ketika menghadapi lawan yang bertahan dengan blok rendah. Terutama pada babak pertama, beberapa keputusan di area serangan dinilai terlalu terburu-buru sehingga peluang belum bisa dimaksimalkan.
“Kami masih harus memperbaiki cara membongkar pertahanan lawan yang rapat. Pemain terkadang terlalu cepat mengambil keputusan, padahal dalam situasi seperti itu dibutuhkan kesabaran dan ketepatan. Pergerakan tanpa bola serta variasi serangan juga perlu ditingkatkan agar kami punya lebih banyak pilihan untuk menembus pertahanan,” jelasnya.
Kemenangan atas Deltras membawa Persebaya U-16 naik ke peringkat kedua klasemen sementara Grup C EPA One 2026/2027 dengan koleksi 19 poin. Tambahan tiga poin ini menjadi modal penting bagi Green Force Muda untuk menjaga persaingan di papan atas. (*)