Catur Pamungkas telah mencatat 100 penampilan bersama Persebaya di laga melawan Persija. (Persebaya)

Bek kanan Arief Catur Pamungkas menorehkan pencapaian penting dalam kariernya. Ia resmi mencatatkan 100 pertandingan bersama Persebaya saat menantang Persija pada pekan ke-27 Super League 2025/26. Sebuah angka yang bagi Catur menyimpan banyak cerita perjalanan, kerja keras, dan rasa syukur.

Bagi pemain asal Mojokerto itu, setiap kesempatan mengenakan seragam Bajol Ijo memiliki arti mendalam. Catur mengaku sangat bersyukur dapat mencapai tonggak tersebut bersama klub yang telah membesarkan namanya.

“Alhamdulillah bisa mencapai 100 pertandingan bersama Persebaya. Saya sangat bersyukur karena masih dipercaya membela tim. Kalau mengingat perjalanan sejak pertama bergabung sampai sekarang, tentu banyak sekali masukan dan motivasi dari orang-orang di sekitar saya yang sangat membantu perkembangan saya sebagai pemain,” ujar Catur saat ditemui usai sesi latihan tim.

Perjalanan karier sepak bola Catur dimulai dari kompetisi internal Surabaya bersama klub Anak Bangsa. Demi mengejar impian menjadi pesepak bola profesional, ia rela menempuh perjalanan Mojokerto–Surabaya pulang pergi hampir setiap hari.

Perjuangan itu perlahan membuka jalan. Penampilannya di kompetisi internal menarik perhatian hingga akhirnya ia mendapat kesempatan bergabung dengan Persebaya Future Lab. Catur kemudian menjadi bagian dari skuad Persebaya U-20 yang berhasil menjuarai Elite Pro Academy musim 2023/24.

Grafik penampilannya yang terus menanjak membuatnya dilirik pelatih saat itu, Aji Santoso. Sang pelatih memberi kepercayaan kepada Catur untuk menjalani debut di kompetisi kasta tertinggi Indonesia saat menghadapi Persikabo 1973.

"Saya masih ingat debut saya terjadi tepat di hari ulang tahun saya, 25 Juli, saat melawan Persikabo 1973 di Bogor. Waktu itu saya bahkan tidak dimainkan di posisi asli saya. Saya dipasang sebagai bek kiri. Tapi itu tetap menjadi momen yang sangat berkesan bagi saya," jelasnya.

Bagi Catur, sosok Aji Santoso memiliki arti penting dalam perjalanan kariernya.

“Coach Aji Santoso yang paling berkesan. Beliau yang pertama kali memberi saya kesempatan bergabung dan bermain di Persebaya. Saya banyak belajar dari beliau,” katanya.

Sejak bergabung dengan tim utama pada 2022, pemain berusia 26 tahun itu mengaku banyak pengalaman yang membentuk dirinya sebagai pemain.

Salah satu momen yang paling ia ingat terjadi saat Persebaya menghadapi Persik Kediri pada pekan ke-12 Super League Indonesia 2025/26 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. Pertandingan itu berakhir imbang 1-1.

Dalam laga tersebut, Catur mencetak gol penting pada menit ke-53 melalui bola rebound. Gol itu menyelamatkan Persebaya dari kekalahan.

“Setiap pertandingan tentu punya cerita sendiri. Tapi salah satu yang paling berkesan bagi saya adalah saat melawan Persik Kediri. Pada laga itu saya berhasil mencetak gol, dan itu menjadi momen yang sangat saya ingat,” tuturnya.

Menembus angka 100 pertandingan tentu melalui perjalanan panjang yang tidak selalu mudah. Catur merasakan sendiri dinamika sebagai pemain Persebaya.

“Perjalanan sebagai pemain Persebaya tentu tidak selalu mulus. Kadang performa bagus, kadang juga naik turun. Kritik dari Bonek dan Bonita selalu saya terima dengan terbuka. Bagi saya itu bagian dari proses untuk membangun mental dan membuat saya menjadi pemain yang lebih baik,” ucapnya.

Kini, setelah menyentuh angka 100 penampilan, Catur memiliki harapan besar untuk masa depan bersama Bajol Ijo.

“Harapan terbesar saya tentu bisa membawa Persebaya meraih gelar juara. Itu selalu menjadi doa dan motivasi saya sejak pertama kali bermain di sini,” katanya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bonek dan Bonita yang selama ini setia memberikan dukungan.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bonek dan Bonita yang selalu memberikan dukungan. Dukungan mereka sangat berarti bagi saya hingga bisa mencapai 100 pertandingan bersama Persebaya. Saya berharap mereka terus mendukung tim ini ke depan,” ujarnya.

Sejauh ini, Catur menjadi salah satu pilar penting di sektor bek sayap kanan Persebaya. Sepanjang musim ini, ia tampil konsisten dengan mencatatkan 26 penampilan, serta menyumbang satu gol dan empat assist bagi Bajol Ijo.

100 pertandingan menjadi penanda perjalanan panjang Catur bersama Persebaya. Sebuah perjalanan yang dimulai dari mimpi sederhana di kompetisi internal, lalu tumbuh menjadi bagian penting dari Bajol Ijo di panggung sepak bola nasional. (*)

Populer

Catur Pamungkas Sentuh 100 Laga Bersama Persebaya
Andhika Tampil Tangguh di Tengah Tekanan
Jelang Lawan Madura United, Coach Tavares Kejar Pemulihan Skuad Persebaya
Menang Tipis, Persebaya U-20 Masih Sisakan PR
Sempat Tertinggal Dua Kali, Persebaya U-18 Hanya Raih Satu Poin
Gol Danu Wijaya Antar Persebaya U-16 Raih Kemenangan Krusial