Bruno Moreira berusaha melewati barisan pertahanan Persik. (Persebaya)

Persebaya mengusung misi bangkit saat melawat ke kandang Persik Kediri. Krisis pemain belakang membuat Bajol Ijo harus berusaha lebih keras. Hingga turun minum, Persebaya berhasil menahan agresivitas tuan rumah.

Krisis pemain belakang justru melecut Persebaya untuk bermain lebih menyerang di awal pertandingan. Paulo Victor sempat mengancam lewat solo run yang berhasil masuk ke dalam kotak penalti. Sayang bola terlalu deras untuk dikuasai dan peluang pun digagalka penjaga gawang Persik Kediri.

Tuan rumah tidak ingin diam saja. Persik merespon dengan umpan-umpan silang. Salah satu yang berbahaya saat tendangan bebas Supri gagal diamankan Ernando Ari. Bola muntah jatuh di kaki Flavio Silva yang melanjutkan dengan sundulan ke gawang yang sudah kosong. Beruntung bola masih melayang di atas gawang Persebaya.

 Pertandingan berjalan cukup seimbang di babak pertama. Penguasaan bola tidak berbeda jauh. 55 persen untuk Persebaya sementara sisanya dikuasai tuan rumah.

Persebaya mendapatkan peluang emas di menit ke-42. ketika Ze Valente mendapatkan ruang tembak dan melepaskan tendangan placing. Sayangnya bola hanya menemui pojok tiang gawang.

Prahara terjadi tepat di menit akhir babak pertama. Wasit Zetman Pangaribuan sempat menunjuk titik putih ketika Song Ui-Young dianggap menjatuhkan pemain Persik Kediri di kotak terlarang.

Pemain Persebaya meminta wasit mempertimbangkan penglihatan asisten wasit yang melihat kejadian dari sudut yang lebih baik. Dikarenakan tidak ada pelanggaran yang terjadi. Wasit pun berdiskusi dengan lines man. Hasilnya, penalti untuk Persik dianulir.

Protes lebih besar dilakukan tim Persik. Babak pertama sempat berhenti sekitar 12 menit. Namun akhirnya pertandingan dilanjutkan dan berakhir dengan skor 0-0. (*)

 

Populer

Arief Catur Pamungkas Resmi Perpanjang Masa Bakti Bersama Persebaya
Timnas Meksiko Bersinar di Piala Dunia 2026, Francisco Rivera Semringah
Maksimalkan Liburan, Ricky Pratama Habiskan Waktu Bersama Keluarga
Toni Firmansyah Fokus Siapkan Diri Menyambut Super League 2026/27
Catur Pamungkas: Piala Dunia Selalu Punya Daya Tarik Tersendiri
Tribun Timur Raih Juara Favorit Citicon Green Day Mural Edition