Sepakan Marselino yang memantapkan kemenangan Persebaya menjadi 3-1. (Persebaya)

Persebaya berhasil mengemas poin penuh di laga tunda pekan ke-17 BRI Liga 1 musim 2021/2022. Bali United dipaksa menelan kekalahan 3-1 di stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Bali. Gol tambahan di babak kedua dicetak oleh Bruno Moreira dan Marselino Ferdinan.

Hasil imbang pada babak pertama membuat Persebaya bermain lebih hati-hati di paruh kedua. Bajol Ijo berusaha lebih lama menguasai bola dan melakukan serangan cepat.

Beberapa kali Taisei Marukawa dkk berhasil merangsek ke sepertiga pertahanan Bali United. Namun rapatnya pertahanan lawan membuat Persebaya masih kesulitan mencetak gol.

Tembok yang dibangun William Pacheco dkk akhirnya dapat dibongkar dengan permainan umpan pendek cepat yang diperagakan Persebaya. Umpan daerah Taisei di dalam kotak penalti berhasil mengelabui bek Bali United. Bruno yang berdiri bebas akhirnya bisa melepaskan tembakan keras yang menghujam gawang Wawan Hendrawan. 2-1 Persebaya memimpin.

Bali United yang ketinggalan mulai keluar dari pertahanan mereka. Kondisi tersebut mempermudah Persebaya untuk masuk di area berbahaya lawan.

Menit ke-74 giliran Marselino Ferdinan yang mencatatkan namanya di papan skor. Dengan skema yang hampir mirip dengan gol Bruno, Marsel mampu melakukan penyelesaian yang dingin. 3-1 Persebaya menjauh.

Hampir saja skor berubah di penghujung pertandingan. Saat Bali United mendapatkan hadiah penalti setelah Ady Setiawan dianggap melakukan hands ball.

Namun penampilan gemilang Andhika Ramadhani di bawah mistar gawang Persebaya menggagalkan upaya tersebut. Tendangan keras Ilija Spasojevic berhasil di tepis dan diamankan. Skor tidak berubah hingga pertandingan usai. Tiga poin berhasil diamankan Persebaya. (*)

 

Populer

Persebaya Menggila di GBT, Milos Apresiasi Kerja Keras Tim
Libas PSBS Tanpa Ampun
Mengamuk di Babak Kedua, Persebaya Pesta Gol di GBT
Laga Terkunci di Babak Pertama
Menang di Kandang PSM, Coach Lulut: Mental Bertanding Sudah Terlihat
Coach Halil Nilai Persebaya U-16 Kurang Tenang di Momen Krusial