David Aparecido da Silva mempersembahkan gol untuk gelandang Robertino Pugliara yang tengah cedera hingga akhir musim. David da Silva sudah mencetak 17 gol di GO-JEK Liga 1 musim ini. (Satrio Wicaksono for Persebaya)

PSM Makassar sudah melakukan segalanya untuk mengalahkan Persebaya. Pada babak pertama, mereka menumpuk pemain di daerah pertahanan. Tujuannya untuk membendung agresivitas barisan depan Persebaya di awal laga.

Meski akhirnya kemasukan pada menit ke-40 oleh Ferinando Pahabol, pelatih PSM Robert Rene Alberts masih percaya diri timnya bisa mencuri poin. Pelatih asal Belanda itu memasukkan beberapa pemain menyerang. Termasuk Ferdinand Sinaga di awal babak kedua.

Pergantian itu berhasil meningkatkan daya gedor Juku Eja. Serangan PSM yang dimotori Willem Jan Pluim semakin mengancam pertahanan Persebaya.

Dalam kondisi tertekan, Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman melakukan pergantian. Bukan pemain belakang. Melainkan memasukkan David da Silva menggantikan Pahabol pada menit ke-60. Keputusan yang jitu. Delapan menit berselang, bomber asal Brazil yang baru pulih dari cedera itu menjebol gawang PSM.

”Gol David luar biasa. Gol berkelas. Gol itu meruntuhkan permainan kami,” kata Alberts dalam sesi konferensi pers.

Dengan tambahan gol itu, Da Silva kian kukuh di puncak daftar top scorer. Total dia mengoleksi 17 gol. Dia unggul dua gol dari Aleksandar Rakic (PS Tira) dan Ezechiel N'Douassel (Persib) yang masing-masing mencetak 15 gol.

Da Silva mempersembahkan gol itu untuk Robertino Pugliara yang kini sedang menjalani perawatan. Dia mengalami patah tulang betis kiri setelah dilanggar dengan sangat keras oleh gelandang Borneo FC Wahyudi Hamisi pada 13 Oktober lalu.

”Gol ini untuk Robertino dan keluarga saya,” kata Da Silva. ”Saya tahu saat ini dia sangat bersedih dengan cederanya, tidak bisa membantu tim. Lekas sembuh sahabatku,” lanjutnya.

Tadi malam, Pugliara hadir di stadion. Memberikan dukungan dari tribun VVIP. Seusai mencetak gol, David mengibarkan jersey bernomor punggung 10 milik Pugliara.

Soal top scorer, Da Silva menyatakan hal itu bukan tujuan utama. ”Menjadi top scorer tentu saja membahagiakan. Namun, yang terpenting bagi saya adalah membantu Persebaya untuk selalu meraih hasil maksimal. Mencapai posisi sebaik mungkin di klasemen,” pungkasnya. (*)

Populer

Arief Catur Pamungkas Resmi Perpanjang Masa Bakti Bersama Persebaya
Timnas Meksiko Bersinar di Piala Dunia 2026, Francisco Rivera Semringah
Maksimalkan Liburan, Ricky Pratama Habiskan Waktu Bersama Keluarga
Toni Firmansyah Fokus Siapkan Diri Menyambut Super League 2026/27
Catur Pamungkas: Piala Dunia Selalu Punya Daya Tarik Tersendiri
Tribun Timur Raih Juara Favorit Citicon Green Day Mural Edition