Gol yang dicetak gelandang Persebaya U-17 Fachrul Inzaghi (6) ke gawang Persema 1953 mirip tendangan Rendi Irwan saat Persebaya melawan Persela. Persebaya U-17 sendiri memenangi laga meladeni Persema 1953 dengan skor 2-0 di Lapangan Persebaya, Karanggayam, Rabu (8/8) sore. (Persebaya)

SATU jatah ke fase berikutnya Piala Soeratin U-17 Jawa Timur 2018 digenggam Persebaya U-17. Kepastian itu diraih usai Persebaya U-17 membungkam Persema Malang dua gol tanpa balas di Lapangan Persebaya, Karanggayam, Rabu (8/8) sore. Hasil ini juga menasbihkan diri Ade Herlingga dkk sebagai juara Grup A dengan raihan 13 poin.

Kemenangan tersebut, raihan Bajul Ijo cilik memastikankan langkahnya ke babak 24 besar Piala Soeratin U-17 2018. Lolosnya Persebaya tersebut sangat disyukuri oleh sang pelatih, Seger Sutrisno. Apalagi, dengan kemenangan tersebut kans Persebaya U-17 untuk kembali menjadi tuan rumah terbuka lebar. Pasalnya, hanya juara grup yang dapat mengajukan diri sebagai tuan rumah babak 24 besar.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dengan kemenangan ini, sebenarnya dari pertandingan lawan Suryanaga Connection kami sudah lolos. Tapi pertandingan ini tetap penting buat kami untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah nanti,” tutur pelatih yang juga mantan pemain Persebaya tersebut.

Meski meraih kemenangan pada sore tadi, bukan berarti laga berjalan dengan mudah. Malah tim asuhan Seger Sutrisno tersebut sempat kewalahan di awal babak pertama. Akan tetapi di babak kedua, Persebaya U-17 merubah strategi permainan dan berhasil mencetak dua gol. Gol tersebut dicetak oleh Fachrul Inzaghi di menit ke-50 dan Azizul Faris Ardiansyah menggandakan keunggulan di menit ke-87.

“Tadi Persema bermain bagus. Secara postur kami kalah makanya long ball kami juga kesulitan. Tapi setelah kami merubah pola permainan dari kaki ke kaki kami bisa cetak gol,” imbuh Seger.

Uniknya, gol milik Fachrul tersebut hampir sama dengan gol milik pemain Persebaya senior, Rendi Irwan kala melawan Persela Lamongan, Minggu (5/8). Tak hanya proses gol yang sama, keduanya juga sama-sama berposisi sebagai kapten. “Saya memang terinspirasi dengan Mas Rendi, tapi saya tidak menyangka kalau tadi prosesnya bisa sama,” ujar pemain bernomor punggung enam tersebut. (*)

Populer

Persebaya Pantau Kebugaran Pemain Lewat Dua Instrumen Khusus
Jelang 99th Anniversary Game, Persebaya Terus Matangkan Persiapan
Coach Diogo Puas dengan Perkembangan Kondisi Pemain Persebaya
Mengenang Eri Irianto, Persebaya Perkenalkan Pre Season Jersey 2026/2027
Dava Yunna Nikmati Proses Belajar Bersama Tim Utama Persebaya
Rachmat Irianto Jaga Harmoni di Tengah Wajah Baru Persebaya