Osvaldo Haay berduel dengan Fandi Eko Utomo dalam sesi latihan di Lapangan Polda, Jatim pada Kamis (5/4)

Persebaya Surabaya bergerak cepat berbenah menjelang tandang ke PS Tira, Jumat (13/4) mendatang di Stadion Sultan Agung, Bantul. Sentuhan akhir menjadi perhatian utama. Hal itu terlihat dalam rangkaian latihan rutin Green Force di Lapangan Polda Jatim, Surabaya, Selasa (10/4) pagi.

               Angel Alfredo Vera memberikan perhatian besar pada sensitifitas anak asuhnya dalam memanfaatkan peluang menjadi gol. Di laga terakhir menghadapi Barito Putera, hal itu menjadi salah satu bahan evaluasi. Seperti biasa, pelatih asal Argentina itu, turun langsung ke lapangan untuk memberikan instruksi.

                          Foto : (Satrio Wicaksono for Persebaya)

               Dalam sesi latihan yang berlangsung 140 menit itu, seluruh skuad Green Force melakoninya dengan sangat serius. Hampir semua pemain yang dalam kondisi fit, hadir latihan. “Hari ini kami perbaiki finishing dan mengembalikan kondisi pemain. Ini persiapan untuk menghadapi PS Tira,” ujar pelatih 45 tahun itu. Para penggawa Green Force memperhatikan setiap instruksi yang diberikan Alfredo. Ketangkasan dalam penyelesaian akhir terus ditajamkan. Beberapa langkah antisipasi terhadap bola mati kembali diasah.

Foto : (Satrio Wicaksono for Persebaya)

               Laga tandang melawan PS Tira menjadi game keempat yang dilakoni Green Force di GOJEK Liga 1 2018. Rencananya, seluruh penggawa Persebaya akan berangkat ke Bantul lebih awal. Hal itu diperlukan untuk mempercepat adaptasi. Green Force terakhir melakoni laga di Stadion Sultan Agung, Bantul pada 11 Juli 2017 saat menghadapi PSBI Blitar di Liga 2 2017 silam. (*)

 

Populer

Yuran Fernandes Resmi Berseragam Persebaya
Arief Catur Pamungkas Resmi Perpanjang Masa Bakti Bersama Persebaya
Timnas Meksiko Bersinar di Piala Dunia 2026, Francisco Rivera Semringah
Maksimalkan Liburan, Ricky Pratama Habiskan Waktu Bersama Keluarga
Toni Firmansyah Fokus Siapkan Diri Menyambut Super League 2026/27
Catur Pamungkas: Piala Dunia Selalu Punya Daya Tarik Tersendiri