Stadion Gelora Bung Tomo bersiap kembali menghadirkan warna berbeda pada pekan kedua Super League 2026/27. Persebaya akan menjamu PSIM Yogyakarta pada Minggu (13/9), sekaligus menyambut kehadiran suporter tim tamu, Brajamusti dan The Maident.
Kehadiran suporter PSIM menjadi salah satu momen yang dinantikan dalam pertandingan tersebut. Sebab, musim ini menjadi awal kembalinya kesempatan bagi pendukung tim tamu untuk hadir langsung mendukung klubnya setelah larangan suporter away dicabut oleh operator kompetisi, I.League.
Kebijakan tersebut membuka kembali ruang bagi suporter untuk mengikuti perjalanan tim kesayangannya, termasuk saat bertandang ke Surabaya. Panitia Pelaksana (Panpel) Persebaya memastikan Brajamusti dan The Maident akan mendapat sambutan yang baik selama berada di GBT.
Ketua Panpel Persebaya, Ram Surahman, menyambut positif rencana kedatangan dua kelompok suporter PSIM tersebut. Menurutnya, momen ini dapat menjadi langkah baik untuk kembali mempererat hubungan antarsuporter.
“Kami menyambut baik kedatangan suporter PSIM Yogyakarta, Brajamusti dan The Maident, ke Surabaya. Ini menjadi momentum yang baik untuk mempererat hubungan antarsuporter, terlebih setelah larangan suporter tandang dicabut,” ujar Ram, Selasa (8/9).
“Kami siap memberikan sambutan dan memastikan mereka bisa datang serta mendukung timnya dengan nyaman,” imbuhnya.
Menurut Ram, kehadiran Brajamusti dan The Maident di GBT juga menunjukkan bahwa sepak bola dapat menjadi ruang untuk mempertemukan banyak orang dengan semangat yang sama. Rivalitas tetap hadir selama pertandingan, tetapi atmosfer di luar lapangan diharapkan tetap dibangun dengan rasa saling menghormati.
Apalagi, Persebaya dan PSIM memiliki basis suporter yang sama-sama dikenal memiliki kecintaan besar terhadap klub. Karena itu, Ram berharap pertandingan di GBT dapat berlangsung dengan suasana yang hangat dan aman bagi seluruh pihak.
“Rivalitas di lapangan tentu menjadi bagian dari sepak bola, tetapi persaudaraan dan rasa saling menghormati antarsuporter harus tetap dijaga. Mari kita tunjukkan bahwa sepak bola bisa menjadi ruang untuk membangun hubungan yang positif,” jelasnya.
Panpel Persebaya juga terus mempersiapkan pertandingan agar seluruh suporter, baik Bonek dan Bonita maupun pendukung PSIM yang datang ke Surabaya, dapat menikmati pertandingan dengan nyaman. Dukungan dari tribun diharapkan tetap diberikan dengan tertib dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Kami mengajak seluruh Bonek dan Bonita untuk memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo. Berikan dukungan dengan cara yang positif dan tertib agar pertandingan berjalan dengan aman, nyaman, serta menjadi pengalaman yang baik bagi semua pihak,” tandas Ram.
Terakhir, Ram mengajak Bonek dan Bonita untuk menjadikan laga menghadapi PSIM sebagai momen menyambut kembali kehadiran suporter tandang di GBT. Energi positif dari tribun diharapkan menjadi bagian dari perjalanan Persebaya menjalani musim baru.
“Kami ingin GBT kembali menjadi rumah yang penuh energi positif untuk Persebaya. Ayo Bonek-Bonita, kita sambut langsung teman-teman suporter PSIM di GBT pada Minggu mendatang,” tutup Ram. (*)