Persebaya mengawali kiprahnya di Grup B Piala Presiden 2026 dengan hasil positif. Bajol Ijo menaklukkan Persija Jakarta 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (26/7) malam. Kemenangan tersebut menjadi langkah awal yang baik di tengah proses membangun kekompakan tim menyambut musim baru.
Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih agresif. Pelatih Bernardo Tavares langsung melakukan perubahan dengan memasukkan Diogo Ramalho dan Yann Mabella menggantikan Malik Risaldi serta Ricky Pratama. Pergantian itu membuat Bajol Ijo lebih dominan dalam menguasai jalannya pertandingan.
Peluang emas pertama hadir pada menit ke-52. Arief Catur Pamungkas berhasil menciptakan ruang tembak di depan gawang Persija. Namun, penyelesaiannya masih mampu digagalkan penjaga gawang lawan.
Satu menit berselang, giliran Yuran Fernandes mengancam melalui sundulan memanfaatkan situasi bola mati. Sayang, bola masih melenceng tipis di sisi gawang Persija.
Tekanan Persebaya akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64. Umpan balik pemain Persija justru menimbulkan salah pengertian dengan penjaga gawang mereka. Bola akhirnya masuk ke gawang sendiri dan membawa Bajol Ijo unggul 1-0.
Setelah unggul, Bernardo Tavares kembali melakukan penyegaran untuk menjaga intensitas permainan. Ramadhan Sananta, Walber Mota, dan Diogo Ramalho mendapat kesempatan tampil, menggantikan Arief Catur Pamungkas, Alex Martins, dan Toni Firmansyah.
Pertandingan berjalan semakin terbuka. Kedua tim saling bertukar serangan untuk mencari gol berikutnya.
Pada menit ke-81, Ramadhan Sananta nyaris menggandakan keunggulan Persebaya. Menerima bola di depan gawang, ia langsung melepaskan sepakan jarak dekat. Namun, bola masih terlalu lemah sehingga dapat diamankan dengan mudah oleh kiper Persija.
Persija terus menekan hingga memasuki enam menit masa injury time. Tim tamu sempat membobol gawang Persebaya, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena pemain Persija lebih dahulu berada dalam posisi offside.
Untuk mengamankan keunggulan, Bernardo Tavares memasukkan Rachmat Irianto, Yusuf Meilana, dan Koko Ari sebagai tenaga baru di lini pertahanan. Persebaya mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan dan menutup laga dengan kemenangan tipis 1-0. (*)