Arvel Wiguna mendapat pressing ketat dari pemain Bali United U-18. (Persebaya)

Persebaya U-18 harus menutup laga terakhir EPA Super League 2025/2026 dengan kekalahan 2-0 dari Bali United U-18. Bertanding di Bali United Training Center, Minggu (10/5), Bajol Ijo gagal membendung efektivitas tuan rumah yang mencetak dua gol di babak pertama.

Bali United membuka keunggulan pada menit ke-27 lewat I Nengah Aditya. Penyerang tuan rumah kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-40 sekaligus menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Tertinggal dua gol, Persebaya mencoba mengubah ritme permainan di babak kedua. Sejumlah pergantian dilakukan untuk menambah daya gedor. Namun hingga pertandingan berakhir, Bajol Ijo kesulitan menciptakan ancaman berarti ke pertahanan Bali United.

Pelatih Persebaya U-18, Lulut Kistono, mengakui timnya tampil kurang maksimal terutama dalam membangun serangan di sepertiga akhir lapangan.

“Kami kurang tenang saat masuk area pertahanan lawan. Transisi sebenarnya berjalan cukup baik, tetapi penyelesaian akhir dan keputusan di momen penting belum maksimal,” ujarnya.

Coach Lulut menegaskan hasil tersebut tetap menjadi bagian penting dari proses pembinaan pemain muda Persebaya. Ia berharap para pemain bisa belajar dari pertandingan terakhir musim ini.

“Kompetisi ini jadi pelajaran berharga untuk pemain. Mereka harus terus berkembang, baik secara mental, teknik, maupun cara bermain,” tambahnya.

Dengan hasil tersebut, Persebaya U-18 menutup musim di posisi kelima klasemen akhir Grup B dengan koleksi 43 poin. (*)

Populer

Tiga Gelar Piala Soeratin, Persebaya Jadi Kebanggaan Surabaya
Jeda Kompetisi, Reza Arya Tetap Jaga Kondisi dan Intensitas Latihan
Alan Maulana Dapat Panggilan Timnas Indonesia U-20 untuk Persiapan Piala Asia
5 Hal dari Laga Persebaya vs Garudayaksa yang Perlu Dicatat
Ditahan Garudayaksa, Toni Firmansyah Minta Maaf kepada Bonek-Bonita
Jeda Kompetisi, Persebaya Fokus Pulihkan Empat Pemain