Francisco Rivera saat duel dengan pemain Persija. (Persebaya)

Persebaya harus pulang dengan tangan hampa setelah takluk 0-3 dari Persija Jakarta pada laga pekan ke-27 BRI Super League 2025/26. Bermain di hadapan puluhan ribu suporter tuan rumah, Bajol Ijo kesulitan mengejar ketertinggalan hingga peluit akhir dibunyikan.

Memasuki babak kedua, pelatih Bernardo Tavares langsung melakukan perubahan. Ia memasukkan Rachmat Irianto dan Gali Freitas untuk menggantikan Riyan Ardiansyah serta Leo Lelis. Pergantian itu diharapkan mampu menambah energi sekaligus meningkatkan daya gedor Persebaya di awal babak kedua.

Persebaya langsung tampil menekan setelah turun minum. Bajol Ijo mencoba mengambil kendali permainan dan memaksa Persija bertahan lebih dalam di wilayah mereka sendiri.

Beberapa peluang mulai tercipta, namun upaya yang dibangun para pemain Persebaya kerap terhenti sebelum benar-benar mengancam gawang lawan.

Di tengah tekanan tersebut, Persija justru mampu merespons dengan efektif. Serangan balik cepat membuat lini pertahanan Persebaya kelimpungan. Pada menit ke-54, pemain Persija berhasil menaklukkan Andhika Ramadhani dan menggandakan keunggulan tuan rumah menjadi 2-0.

Persebaya berusaha bangkit. Gali Freitas sempat memberikan ancaman melalui aksinya di lini depan, mencoba membuka ruang untuk memperkecil ketertinggalan.

Pelatih Tavares kembali menambah kekuatan serangan pada menit ke-58. Bruno Paraiba dimasukkan menggantikan Milos Raickovic untuk meningkatkan tekanan di area pertahanan Persija.

Namun, Persija tetap berbahaya setiap kali mendapatkan ruang. Pada menit ke-65, serangan dari sisi kiri Persebaya berhasil dieksploitasi dan nyaris menambah keunggulan tuan rumah.

Satu menit berselang, Andhika dipaksa bekerja keras. Penjaga gawang Persebaya itu melakukan dua penyelamatan beruntun dari jarak dekat untuk menggagalkan peluang Persija. Aksi tersebut membuat gawang Bajol Ijo tetap aman sementara waktu.

Perubahan kembali dilakukan pada menit ke-67. Tavares menarik keluar Mihailo Perovic dan memasukkan Malik Risaldi guna menambah ketajaman di lini depan.

Andhika kembali menunjukkan refleks gemilang pada menit ke-70. Ia berhasil menggagalkan peluang emas Persija yang mengarah ke gawangnya.

Namun, tekanan yang terus datang akhirnya membuat pertahanan Persebaya kembali jebol. Pada menit ke-76, penyerang Persija mampu memanfaatkan situasi di depan gawang dan menaklukkan Andhika dari jarak dekat. Skor berubah menjadi 3-0.

Tavares kembali melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Sadida Nugraha menggantikan Toni Firmansyah yang mulai kelelahan. Tenaga baru di lini tengah diharapkan mampu menjaga keseimbangan permainan.

Di sisa waktu pertandingan, Persebaya terus mencoba mencari gol balasan. Namun, disiplin dan solidnya lini belakang Persija membuat setiap upaya Bajol Ijo sulit menembus pertahanan tuan rumah.

Wasit memberikan tambahan waktu empat menit. Meski Persebaya tetap berusaha menekan hingga detik terakhir, tidak ada gol yang tercipta.

Peluit panjang akhirnya menutup pertandingan dengan skor 3-0 untuk kemenangan Persija.

Hasil ini membuat Persebaya tetap tertahan di angka 42 poin dan posisinya di peringkat keenam klasemen kini berada dalam ancaman tim-tim di bawahnya. (*)

Populer

Akhir Pahit di GBK
Tersentak di Awal
Gagal Tampil Klinis, Persebaya U-20 Telan Kekalahan
Telan Pil Pahit di Kandang Sendiri
Gagal Manfaatkan Jumlah Pemain, Persebaya U-16 Ditahan Imbang Malut United U-16
Banyak Pemain Absen, Duel Persija vs Persebaya Tetap Panas