Mihailo Perovic saat beraksi di laga melawan Persija. (Persebaya)

Persebaya harus tertinggal lebih dulu pada babak pertama saat menghadapi Persija. Gol penalti pada menit ke-16 membuat gawang Andhika Ramadhani bergetar dan membawa tuan rumah unggul sementara.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Persebaya memilih bermain lebih sabar. Tempo pertandingan dijaga tetap rendah sambil menunggu celah untuk membangun serangan.

Namun, tekanan dari Persija sudah terasa sejak awal laga. Pada menit kedua, tuan rumah mengancam dari sisi kiri. Beruntung, lini belakang Persebaya sigap mengantisipasi dan mampu mematahkan serangan tim berjuluk Macan Kemayoran itu.

Pertahanan Bajol Ijo benar-benar mendapat ujian berat. Gelombang serangan Persija beberapa kali membuat duet bek tengah Leo Lelis dan Risto Mitrevski harus bekerja ekstra keras untuk menjaga area pertahanan tetap aman.

Persebaya mencoba keluar dari tekanan pada menit ketujuh. Francisco Rivera mengawali inisiatif serangan dan mengirim umpan ke Rian Ardiansyah. Sayangnya, peluang tersebut belum mampu dimaksimalkan sehingga serangan Bajol Ijo terhenti di lini belakang Persija.

Petaka datang pada menit ke-16. Persija mendapatkan hadiah penalti setelah Milos Raickovic dinilai melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Keputusan itu diambil wasit setelah meninjau tayangan VAR. Eksekusi penalti pemain Persija berjalan mulus dan tak mampu dihentikan Andhika. Tuan rumah pun unggul 1-0.

Gol tersebut membuat Persebaya tersengat. Bajol Ijo langsung meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol balasan. Namun, beberapa upaya yang dibangun masih mampu dipatahkan oleh lini pertahanan Persija.

Peluang datang pada menit ke-25 melalui situasi sepak pojok. Bola yang diarahkan Rivera sempat menciptakan kemelut di depan gawang, tetapi bek Persija berhasil menghalau ancaman tersebut.

Empat menit berselang, Persebaya sempat bersorak. Mihailo Perovic berhasil menaklukkan penjaga gawang Persija. Namun kegembiraan itu tak bertahan lama. Wasit menganulir gol tersebut karena sang penyerang sudah berada dalam posisi offside.

Setelah itu, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Kedua tim saling melancarkan serangan, tetapi masing-masing lini pertahanan masih cukup disiplin menjaga area mereka.

Memasuki menit ke-40, Persija kembali memberi ancaman melalui sepak pojok. Sundulan penyerang mereka meluncur tipis di sisi gawang Andhika.

Satu menit kemudian, aksi krusial datang dari Catur Pamungkas. Bek Persebaya itu melakukan blok penting untuk menghentikan tembakan pemain Persija yang sudah berada dalam posisi bebas di kotak penalti.

Tambahan waktu empat menit membuat Persebaya semakin agresif menekan pertahanan tuan rumah. Bajol Ijo berusaha keras menemukan gol penyama kedudukan, namun hingga akhir babak pertama peluang yang tercipta belum mampu mengubah keadaan.

Wasit akhirnya meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. Skor 1-0 untuk Persija tetap bertahan saat kedua tim masuk ke ruang ganti. (*)

Populer

Akhir Pahit di GBK
Tersentak di Awal
Gagal Tampil Klinis, Persebaya U-20 Telan Kekalahan
Telan Pil Pahit di Kandang Sendiri
Gagal Manfaatkan Jumlah Pemain, Persebaya U-16 Ditahan Imbang Malut United U-16
Banyak Pemain Absen, Duel Persija vs Persebaya Tetap Panas