Stadion Gelora Bung Tomo. (Persebaya)

Teman-teman pendukung Persebaya di seluruh dunia, saya yakin perasaan kita semua sama. Campur aduk antara marah, kecewa, sekaligus prihatin dan sedih dengan situasi yang sedang terjadi di negara kita tercinta. 

Dengan segala hal yang sudah terjadi beberapa hari ini, saya yakin pesan utama yang diharapkan masyarakat sudah tersampaikan, sudah didengarkan, bahkan sudah dirasakan oleh bapak-bapak dan ibu-ibu yang bersangkutan.

Change is inevitable. Perubahan menuju lebih baik, semestinya, sudah harus dan akan terjadi. Tapi mari kita segara menatap ke depan. Jangan sampai kita semakin memperluas rasa marah dan kekecewaan ini ke arah yang mengkhawatirkan: Yaitu membuat kita saling marah dan kecewa terhadap satu sama lain. Apalagi sampai saling menyakiti satu sama lain.

Persebaya bersama suporternya, di dunia sepak bola Indonesia, merupakan simbol perjuangan menuju lebih baik. Bahkan bukan sekadar di dunia sepak bola. Mari kita jaga bersama itu. Mari kita saling menjaga satu sama lain.

Insya Allah, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia akan menjadi lebih baik karena semua yang telah terjadi. Kita semua bisa segera kembali bersama di tribun, bernyanyi dan menari bersama merayakan kemenangan.  Bukan sekadar kemenangan Persebaya, tapi juga kemenangan rakyat Indonesia!

Salam Satu Nyali, Wani!

Azrul Ananda
CEO Persebaya

Populer

Ardi Firmansa Quattrick, Persebaya U-13 Gasak Bhayangkara di Piala Soeratin
Dean dan Darrel Bawa Persebaya U-16 Menang Telak di Kandang Madura United
Tatap PSS Sleman, Ramalho Tekankan Pentingnya Fisik dan Taktik
Drama Enam Gol Warnai Laga Perdana Persebaya U-17 di Piala Soeratin 2026
Alex Martins Angkat Bicara soal Produktivitas Golnya di Persebaya
Suporter Persebaya Galang Donasi Masker untuk Masyarakat Terdampak Karhutla