Abu Rizal Maulana saat belajar di mess Persebaya di sela-sela latihan dan pertandingan. (Persebaya)

Semangat Abu Rizal Maulana untuk mengenyam pendidikan setinggi mungkin bisa menjadi inspirasi pemain sepak bola lain. Selasa (21/8), dia akan menjadi sarjana. Selasa nanti, pemain yang akrab disapa Rodeg itu akan menjalani ujian akhir skripsi di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Dia pun akan menjadi sarjana jika ujian berjalan lancar. Prestasi membanggakan untuk pemain sepak bola profesional seperti dia.

 Melanjutkan pendidikan di tengah kesibukan menjadi pemain sepak bola profesional selalu tidak mudah. Harus pintar membagi waktu. Sebab, kesibukan menjadi pemain menyita hampir setiap waktu yang dimiliki. Jadwal latihan dan pertandingan begitu padat. “Saya seharusnya sudah sarjana beberapa tahun lalu, tapi karena waktu itu Persebaya membutuhkan saya jadi saya tinggalkan sejenak,” kata Rodeg.

Kondisi itu tidak hanya dialami pemain sepak bola. Pemain di cabang olahraga lain seperti basket juga mengalami hal yang sama. Namun, di tengah kesibukan menjadi atlet profesional, selalu ada kesempatan untuk menuntaskan pendidikan bagi mereka yang mau bekerja keras. Rodeg memulai kuliah jurusan kepelatihan olahraga di Unesa pada 2013. Artinya, di tengah kesibukan membela Green Force, dia lulus lumayan cepat.

Tahun, lalu, pemain asal Sampang, Madura, Jawa Timur, itu tidak punya banyak waktu untuk menyelesaikan kuliah. Dia harus membela Persebaya yang tengah berjuang menjadi juara Liga 2. Setelah mengantarkan Green Force menjadi  kampiun dan promosi ke Liga 1, dia pun tidak serta merta bisa mengurusi kuliahnya secara maksimal. Saat itu, Persebaya sudah harus langsung bersiap menghadapi Liga 1. Dibandingkan dengan pemain klub Liga 1, pemain-pemain klub Liga 2 yang promosi memang memiliki waktu libur yang jauh lebih pendek.

Lulusan SMAN 1 Sampang itu memungkinkan menjalani ujian skripsi Selasa depan karena liga sedang libur. Bersamaan dengan penyelenggaraan Asian Games di Jakarta dan Palembang. “Saya berpikir bahwa sekarang sudah saatnya saya untuk menuntaskan dulu hutang saya kepada keluarga, yaitu gelar Sarjana,” tandas pemain 24 tahun itu.Rodeg meminta doa teman-temannya di Persebaya, manajemen, dan Bonek agar bisa menyelesaikan ujian skripsi dengan lancar. (*)

 

 

Populer

Takluk dari Kendal Tornado FC, Coach Tavares Ambil Tanggung Jawab
Tersungkur di Laga Perdana Grup G I.League Cup 2026/2027
Masih Imbang Tanpa Gol di Babak Pertama
Persebaya Hadapi Western Australia Football Team di International Friendly Game
Coach Tavares Pantang Remehkan Kendal Tornado FC
Rachmat Irianto Minta Persebaya Fokus Hadapi Kendal Tornado FC