Rendi Irwan (kanan) merayakan golnya bersama Oktafianus Fernando yang dipersembahkan gol kepada Angel Alfredo Vera, pada laga menjamu Persela Lamongan di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (5/8) sore. (Satrio Wicaksono for Persebaya)

LAMA tak merasakan tiga angka membuat skuad Persebaya Surabaya bermain ngosek pada lanjutan GO-JEK Liga 1 2018. Persebaya melakoni laga derby Jatim menjamu Persela Lamongan di stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (5/8) sore. Babak pertama ini menjadi milik Persebaya dengan keunggulan dua gol.

Persebaya langsung mencoba menekan diawal-awal pertandingan. Bahkan ketika kehilangan bola, pemain-pemain Persebaya langsung berupaya merebutnya kembali. Strategi pressing ketat diterapkan Persebaya. Hasilnya, serangan tajam Persebaya melalui David Aparecido da Silva yang lepas dari jebakan offside, tapi bola bisa dihalau oleh Dwi Kuswanto yang keluar dari sarangnya di menit ke-5.

Tak butuh waktu lama, Persebaya kembali memberikan ancaman melalui Rendi Irwan yang mendapatkan bola dari David da Silva. Tapi tendangan Rendi Irwan masih bisa ditepis dengan kaki oleh Dwi Kuswanto. Memasuki menit ke-10, serangan Persebaya tak mengendur. Peluang tercipta mulai dari Oktafianus Fernando dan Robertino Pugliara, sayang Dwi Kuswanto masih cukup tangguh di bawah mistar gawang Persela.

Stadion Gelora Bung Tomo bergemuruh ketika David da Silva berhasil menggoyak gawang Dwi Kuswanto di menit ke-16. Gol kesepuluh David Silva tercipta usai menerima sodoran bola dari Robertino Pugliara. Pemain asal Brasil itu lantas berlari dengan kawalan Wallace Costa Alves. Meski demikian, tanpa ampun David da Silva melepaskan tendangan ke pojok kanan gawang Dwi Kuswanto.

Pertandingan memasuki menit ke-20, Persebaya memiliki dua peluang menambah keunggulan. Diantaranya dari Oktafianus Fernando dan David da Silva. Sayang, mereka belum bisa mengkonversi menjadi gol. Green Force terus bermain menekan ke pertahanan Laskar Joko Tingkir, julukan Persela. Hasilnya, Persebaya mencetak gol kedua melalui tendangan keras kaki kanan Rendi Irwan yang menghunjam gawang Persela di menit ke-29.

Jelang babak pertama berakhir, tempo pertandingan Persebaya melambat. Memimpin dua gol, Persebaya berusaha memainkan tempo agar tidak kebobolan. Tapi, di penghujung pertandingan Persela meningkatkan tekanan. Beruntung, lini belakang Persebaya begitu sigap menghentikan serangan tim asal Kota Soto tersebut. Bahkan, kiper Dimas Galih harus menghentikan peluang tendangan keras pemain Persela dari luar kotak penalti. Hingga peluit panjang paro pertama, Persebaya memimpin 2-0 atas Persela. (*)

Populer

Persiapan Dimatangkan, TEO Surabaya Bidik Hasil Positif di Liga Persebaya
Liga Persebaya 2026 Kembali Bergulir, Saatnya Talenta Muda Kembali Berjuang
Risto Mitrevski Nikmati Suasana Positif Latihan Persebaya
Persebaya Kembali Berkumpul, Latihan Fisik Jadi Menu Perdana
Tiga Gelar Piala Soeratin, Persebaya Jadi Kebanggaan Surabaya
Jeda Kompetisi, Reza Arya Tetap Jaga Kondisi dan Intensitas Latihan