Coach Bernardo Tavares mengakui hasil minor di kandang Persija terasa menyakitkan. (Persebaya)

Persebaya harus pulang dari Jakarta dengan tangan hampa setelah gol pada menit-menit akhir menggagalkan upaya Green Force membawa pulang poin. Pelatih Bernardo Tavares mengakui hasil tersebut terasa menyakitkan. Apalagi, Persebaya datang ke Jakarta dengan tekad mencuri poin, bahkan membidik kemenangan atas Persija.

Persebaya takluk 0-1 dari Persija Jakarta pada pekan kesembilan Super League 2026/27 di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (7/11). Gol tuan rumah yang tercipta pada menit ke-89 menjadi pembeda dalam pertandingan ketat tersebut sekaligus memupus harapan Bajol Ijo untuk membawa pulang hasil positif.

Selepas pertandingan, Coach Tavares tidak bisa menutupi kekecewaannya. Ia memahami para pemain telah berjuang untuk mendapatkan hasil terbaik, tetapi harus menerima kenyataan pahit setelah kebobolan ketika pertandingan hampir berakhir.

"Saat ini, tentu seluruh pemain merasa sedih dan kecewa. Kami datang dengan target membawa pulang poin, bahkan ingin mendapatkan tiga poin. Namun, hasil akhirnya tidak berpihak kepada Persebaya," ucap Coach Tavares dalam sesi konferensi pers.

Menurut pelatih asal Portugal itu, Persebaya sebenarnya memiliki sejumlah peluang berbahaya, terutama pada babak pertama. Ramadhan Sananta beberapa kali mendapatkan ruang untuk mengancam gawang Persija. Francisco Rivera juga memiliki kesempatan untuk membawa Green Force unggul lebih dulu.

Namun, peluang-peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol. Coach Tavares menilai Persebaya justru memiliki kesempatan lebih baik dibandingkan tuan rumah pada paruh pertama pertandingan.

"Menurut saya, pada babak pertama peluang terbaik justru dimiliki Persebaya. Ramadhan Sananta memiliki tiga kesempatan, sementara Rivera juga mendapatkan satu hingga dua peluang. Di sisi lain, Persija hanya mencatatkan satu tembakan dari luar kotak penalti," jelasnya.

Memasuki babak kedua, Persija mulai memberikan tekanan lebih besar. Tuan rumah mampu menciptakan beberapa peluang yang mengarah ke gawang hingga akhirnya menemukan gol penentu pada menit ke-89.

Persebaya sendiri tetap berusaha mencari celah melalui situasi transisi. Sayangnya, penyelesaian akhir dan pengambilan keputusan pada momen krusial belum berjalan sesuai harapan.

"Pada babak kedua, Persija memang mampu melepaskan tiga hingga empat tembakan ke arah gawang dan akhirnya mencetak satu gol. Kami sebenarnya juga memiliki beberapa peluang melalui situasi transisi, tetapi pengambilan keputusan di momen-momen penting masih belum cukup baik," imbuhnya.

Hasil minor ini membuat Persebaya belum beranjak dari posisi ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 13 poin. Torehan negatif di JIS juga menjadi kekalahan kedua Green Force di Super League 2026/27. Situasi ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi tim untuk segera membenahi sejumlah aspek sebelum kembali melanjutkan kompetisi.

Kemudian, Coach Tavares pun mengaku terpukul melihat kekecewaan para pemain setelah pertandingan. Baginya, gol yang tercipta menjelang akhir laga membuat kekalahan kali ini terasa semakin berat untuk diterima.

"Sangat menyedihkan melihat kekecewaan di wajah para pemain di ruang ganti. Namun, dalam sepak bola selalu ada tim yang menang dan tim yang kalah. Kami kecewa karena harus menerima kekalahan pada menit-menit akhir," tuturnya.

Hasil di Jakarta akan menjadi bahan evaluasi bagi Persebaya. Jeda internasional diharapkan bisa dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi pemain sekaligus memperbaiki kekurangan yang terlihat dalam beberapa pertandingan terakhir. Green Force perlu kembali membangun kepercayaan diri agar bisa tampil lebih baik saat kompetisi bergulir kembali.

"Kami perlu segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya. Masih ada hal-hal yang harus dievaluasi dan diperbaiki agar tim bisa tampil lebih baik ke depan," tandasnya. (*)

Populer

Persebaya Pulang Tanpa Poin dari JIS, Coach Tavares Soroti Peluang Terbuang
Takluk di Jakarta International Stadium
Duel Ketat di JIS, Persija dan Persebaya Masih Sama Kuat
Dava dan Sean Antar Persebaya U-20 Raih Kemenangan atas Bali United
Taklukkan Bali United, Persebaya U-18 Kembali ke Jalur Kemenangan
Gol Menit Akhir Paksa Persebaya U-16 Berbagi Poin dengan Bali United