Skuad Persebaya U-20 berselebrasi setela berhasil membobol gawang Bali United U-20. (Persebaya)

Persebaya U-20 menunjukkan daya juang tinggi untuk mengamankan tiga poin dari Bali United U-20. Dalam pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi, Green Force Muda berhasil menang 2-1 pada lanjutan Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027 di Lapangan A Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (7/11).

Kedua tim tampil dengan intensitas tinggi sepanjang pertandingan. Persebaya terus berusaha membangun serangan untuk menembus pertahanan Bali United. Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil pada babak kedua.

Dava Yunna membuka keunggulan Persebaya pada menit ke-53. Ia melepaskan sepakan keras dari dalam kotak penalti yang gagal dibendung penjaga gawang Bali United. Gol tersebut membuat Green Force Muda semakin percaya diri untuk mengembangkan permainan.

Persebaya kemudian menggandakan keunggulan melalui Sean Rahman pada menit ke-77. Berawal dari situasi serangan yang dibangun Green Force Muda, Sean menyambut bola dengan sundulan dan mengarahkannya ke gawang Bali United.

Pertandingan semakin ketat hingga memasuki menit-menit akhir. Kedua tim sama-sama harus bermain dengan 10 pemain setelah kehilangan satu pemain akibat kartu merah. Muhammad Rizki Kurniawan menjadi pemain Persebaya yang diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua pada menit 90+2 akibat pelanggaran keras terhadap pemain Bali United.

Pelatih Persebaya U-20, Mat Halil, mengapresiasi semangat dan daya juang anak asuhnya. Ia menilai para pemain mampu menunjukkan kerja keras untuk menjaga keunggulan di tengah tekanan yang diberikan lawan.

"Alhamdulillah, kami bersyukur bisa meraih kemenangan. Saya mengapresiasi semangat dan perjuangan seluruh pemain. Mereka berusaha menjalankan instruksi dengan baik dan tetap bekerja keras sepanjang pertandingan. Situasi pertandingan tidak mudah, tetapi anak-anak mampu menunjukkan keinginan kuat untuk mendapatkan hasil terbaik," ujar Coach Halil.

Coach Halil juga menyoroti tingginya tensi pertandingan. Menurutnya, situasi tersebut menuntut pemain untuk tetap tenang dan mampu mengendalikan emosi. Ia berharap para pemain bisa mengambil keputusan dengan lebih bijak agar tidak merugikan tim.

"Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi. Dalam situasi seperti ini, pemain harus bisa menjaga fokus dan mengendalikan emosi. Kami harus tetap bermain disiplin serta tidak mudah terpancing oleh situasi di lapangan. Hal-hal seperti ini menjadi bagian dari evaluasi agar tim bisa tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya," tandasnya.

Kemenangan ini menjadi bekal berharga bagi Persebaya U-20 untuk kembali menghadapi Bali United pada Minggu (8/11). Green Force Muda diharapkan mampu menjaga semangat dan konsistensi agar kembali meraih hasil positif. (*)

Populer

Dava dan Sean Antar Persebaya U-20 Raih Kemenangan atas Bali United
Taklukkan Bali United, Persebaya U-18 Kembali ke Jalur Kemenangan
Gol Menit Akhir Paksa Persebaya U-16 Berbagi Poin dengan Bali United
Tantang Persija, Coach Tavares Minta Persebaya Tampil Tanpa Banyak Kesalahan
Yuran Siap Tempur, Persebaya Bidik Penampilan Terbaik di Markas Persija
Takluk dari Kendal Tornado FC, Coach Tavares Ambil Tanggung Jawab