Pemain Persebaya U-16 saat beraksi di laga melawan Bali United U-16. (Persebaya)

Persebaya U-16 harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 3-3 melawan Bali United U-16 pada matchday kesembilan Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027 di Lapangan A Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (7/11). Sempat berada di atas angin, Green Force Muda gagal mempertahankan keunggulan setelah tim tamu mencetak gol penyeimbang pada masa tambahan waktu.

Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Kedua tim tampil terbuka dan saling melancarkan serangan demi mencari gol lebih dulu. Persebaya berusaha memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk menekan pertahanan Bali United, sementara tim tamu juga beberapa kali memberikan ancaman melalui skema serangan mereka.

Persebaya akhirnya mampu membuka keunggulan melalui Revans Dwinanda pada menit ke-29. Gol tersebut menjadi suntikan semangat bagi Green Force Muda untuk terus menekan. Namun, pertandingan belum berjalan mudah karena Bali United juga memberikan perlawanan dan mampu membobol gawang Persebaya yang dikawal Gibran Baihaqi.

Memasuki babak kedua, Persebaya kembali menunjukkan daya juangnya. Rafa Aqilah mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-73. Keunggulan Green Force Muda kemudian bertambah setelah pemain Bali United melakukan gol bunuh diri pada menit ke-81.

Sayangnya, keunggulan tersebut belum cukup untuk mengamankan kemenangan. Bali United mampu mencetak tiga gol sepanjang pertandingan, termasuk gol penyeimbang pada menit ke-90+3 yang membuat laga berakhir dengan skor 3-3.

Selepas pertandingan, pelatih Persebaya U-16 Khabib Syukron mengakui bahwa laga berjalan dengan intensitas tinggi. Kedua tim saling memberikan tekanan sehingga para pemain harus bekerja keras sepanjang pertandingan.

"Kami tahu Bali United merupakan tim yang punya kualitas. Pertandingan berjalan cukup intens karena kedua tim sama-sama berusaha mencari kemenangan. Anak-anak sudah menunjukkan kerja keras dan mampu menciptakan gol, tetapi masih ada beberapa hal yang perlu kami perbaiki," ujar Khabib.

Khabib juga menyoroti konsentrasi pemain, terutama ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir. Menurutnya, keunggulan yang sudah didapat seharusnya bisa dijaga dengan lebih baik. Gol Bali United pada menit ke-90+3 menjadi pengingat bahwa fokus dan kedisiplinan harus tetap terjaga hingga wasit meniup peluit panjang.

"Kami harus lebih fokus dalam menjaga keunggulan. Ketika pertandingan sudah mendekati akhir, setiap pemain harus tetap disiplin dan mampu mengambil keputusan dengan tepat. Gol pada menit akhir tentu mengecewakan, tetapi ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan kami bisa tampil lebih baik," tandasnya.

Hasil imbang ini membuat Persebaya U-16 harus kembali bekerja keras pada pertandingan selanjutnya yang juga menghadapi Bali United. Green Force Muda diharapkan mampu menjaga semangat dan memperbaiki detail permainan agar kerja keras di lapangan dapat berbuah hasil yang lebih maksimal. (*)

Populer

Gol Menit Akhir Paksa Persebaya U-16 Berbagi Poin dengan Bali United
Tantang Persija, Coach Tavares Minta Persebaya Tampil Tanpa Banyak Kesalahan
Yuran Siap Tempur, Persebaya Bidik Penampilan Terbaik di Markas Persija
Takluk dari Kendal Tornado FC, Coach Tavares Ambil Tanggung Jawab
Tersungkur di Laga Perdana Grup G I.League Cup 2026/2027
Masih Imbang Tanpa Gol di Babak Pertama