Mario Christiano berselebrasi setelah berhasil membobol gawang Deltras U-18. (Persebaya)

Kesabaran Persebaya U-18 akhirnya berbuah manis. Setelah cukup lama kesulitan menembus pertahanan rapat Deltras FC U-18, Green Force Muda berhasil mencetak tiga gol pada babak kedua dan mengamankan kemenangan 3-0 dalam matchday ketujuh Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (31/10).

Sejak awal pertandingan, Persebaya berusaha mengambil kendali permainan. Anak asuh Fani Setyo tampil menekan dan terus mencari celah di lini belakang Deltras. Namun, lawan menunjukkan kedisiplinan dalam bertahan sehingga sejumlah peluang Green Force Muda belum mampu menghasilkan gol.

Kebuntuan baru terpecahkan pada menit ke-73. Persebaya mendapatkan hadiah penalti yang sukses dieksekusi Alfredo Nararya. Gol tersebut membuat permainan Green Force Muda semakin hidup sekaligus membuka jalan menuju kemenangan.

Menjelang akhir pertandingan, Persebaya kembali menambah keunggulan. Juan Frits mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-89. Mario Christian kemudian melengkapi kemenangan dengan gol penutup yang memastikan tiga poin tetap berada di kandang Green Force.

Seusai pertandingan, pelatih Persebaya U-18, Fani Setyo, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil positif tersebut. Ia mengapresiasi kerja keras para pemain yang tetap berusaha mencari solusi meski menghadapi pertahanan lawan yang sulit ditembus.

“Alhamdulillah, kami bersyukur bisa mendapatkan tiga poin. Pertandingan berjalan tidak mudah karena lawan bertahan dengan cukup rapat. Anak-anak terus berusaha, tetap menjaga semangat, dan akhirnya mampu memanfaatkan peluang pada babak kedua,” ucap Coach Fani.

Meski menang dengan selisih tiga gol, Coach Fani menilai masih ada hal yang perlu dibenahi. Salah satunya adalah kemampuan pemain dalam menghadapi lawan yang menerapkan blok pertahanan rendah. Dalam situasi tersebut, Persebaya dituntut lebih sabar, mampu mengalirkan bola dengan cepat, serta mencari variasi serangan agar tidak mudah terbaca.

“Kami masih perlu memperbaiki cara membongkar pertahanan yang rapat. Pemain harus lebih tenang dalam mengambil keputusan, berani melakukan pergerakan tanpa bola, dan memanfaatkan lebar lapangan. Evaluasi ini penting agar ke depannya kami bisa lebih efektif ketika menghadapi situasi serupa,” jelasnya.

Kemenangan atas Deltras semakin mengukuhkan posisi Persebaya U-18 di puncak klasemen sementara Grup C EPA One 2026/2027. Green Force Muda kini mengoleksi 21 poin. (*)

Populer

Kehilangan Dua Poin di GBT, Rivera Akui Seluruh Pemain Kecewa
Persebaya U-18 Terus Menyala, Deltras Dibekuk Tiga Gol Tanpa Balas
Gol Menit Akhir Deltras Gagalkan Kemenangan Persebaya U-16
Gagal Menang atas Persijap, Coach Tavares Sampaikan Permintaan Maaf
Gol Menit Akhir Risto Mitrevski Selamatkan Persebaya dari Kekalahan
Persebaya dan Persijap Masih Sama Kuat di Babak Pertama