Tim Bonek Disaster Response Team (BDRT) berangkat menuju Kalimantan menggunakan KM Dharma Rucitra 1 untuk menyalurkan bantuan 30 ribu masker. (Persebaya)

Kepedulian Bonek-Bonita kembali bergerak melampaui batas tribun. Kali ini, semangat gotong royong itu diwujudkan melalui bantuan lebih dari 30 ribu masker untuk masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Bantuan yang dihimpun melalui kampanye One Man One Mask tersebut akan disalurkan oleh Bonek Disaster Response Team (BDRT 27) mulai Jumat (23/10).

Sebanyak empat anggota BDRT 27 dijadwalkan berangkat menuju Kalimantan menggunakan KM Dharma Rucitra 1 pada pukul 04.00 WIB. Berdasarkan jadwal perjalanan, mereka diperkirakan tiba sekitar pukul 23.00 WIB untuk melanjutkan misi penyaluran bantuan kemanusiaan.

Ketua Umum BDRT 27, Agus Krisvianto, mengatakan empat anggota tersebut bertugas membawa dan menyalurkan bantuan yang telah dikumpulkan dari partisipasi Bonek-Bonita.

“Untuk agenda kali ini, ada empat anggota BDRT yang akan berangkat ke Kalimantan,” ujar pria yang akrab disapa Vian.

Bantuan ini lahir dari kepedulian terhadap masyarakat yang harus menghadapi dampak karhutla. Kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu aktivitas sehari-hari serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Dalam situasi seperti ini, dukungan berupa masker diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi paparan partikel asap saat beraktivitas.

Berangkat dari kepedulian tersebut, Bonek mengajak para suporter yang hadir pada laga kandang Persebaya melawan PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (18/10), untuk ikut ambil bagian melalui kampanye One Man One Mask.

Gerakan tersebut membuka ruang bagi Bonek-Bonita untuk menunjukkan solidaritas melalui langkah sederhana yang dapat memberi manfaat bagi sesama. Masker yang terkumpul dari partisipasi suporter kemudian dihimpun untuk dibawa langsung ke wilayah yang menjadi sasaran penyaluran.

Vian menjelaskan, keberangkatan BDRT 27 kali ini membawa misi kemanusiaan untuk memastikan bantuan tersebut sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami membawa misi kemanusiaan berupa penyaluran logistik masker. Ini merupakan hasil dari gerakan One Man One Mask yang sebelumnya mendapat dukungan dari teman-teman Bonek yang telah meluangkan waktu dan berpartisipasi di laga melawan PSS lalu,” terangnya.

Lebih dari 30 ribu masker telah terkumpul dan akan disalurkan ke tiga wilayah, yakni Banjarbaru, Banjarmasin, dan Martapura. Penyaluran di tiga titik tersebut diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk menghadapi kondisi akibat karhutla.

“Jumlah masker yang terkumpul sudah lebih dari 30 ribu. Masker tersebut akan disalurkan ke tiga titik, yakni Banjarbaru, Banjarmasin, dan Martapura,” jelas Vian.

Ia berharap kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan segera berakhir sehingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih aman dan nyaman. Vian juga berharap bantuan yang dibawa para anggota BDRT 27 dapat memberikan manfaat nyata bagi warga terdampak.

“Harapan kami, semoga kebakaran hutan yang terjadi di Kalimantan bisa segera berakhir. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak dan membantu mereka menghadapi kondisi saat ini,” tandasnya.

BDRT 27 merupakan bagian dari gerakan kemanusiaan suporter Persebaya yang bergerak dalam kegiatan tanggap bencana dan penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui aksi ini, Bonek-Bonita kembali menunjukkan bahwa rasa persaudaraan dan kepedulian dapat tumbuh dari tribun, lalu menjangkau mereka yang sedang menghadapi masa sulit. (*)

Populer

Bonek-Bonita Galang Kepedulian, BDRT Salurkan 30 Ribu Masker ke Kalimantan
Persebaya Gagal Maksimalkan Peluang, Francisco Rivera Minta Tim Berbenah
Coach Tavares Kecewa Persebaya Takluk dari PSM
Gol Tunggal Raditya Antar Persebaya U-17 ke Final Piala Soeratin
Permak Pemuda Tenggarong 7-1, Persebaya U-13 Melaju ke Final Piala Soeratin
Drama Dua Penalti di Menit Akhir, Persebaya Takluk Lawan PSM