Mimpi Persebaya U-17 untuk membawa pulang gelar juara Piala Soeratin 2026 semakin dekat. Green Force muda memastikan satu tempat di partai final setelah menundukkan Bintang Timur U-17 dengan skor tipis 1-0 pada semifinal putaran nasional di PSSI Training Center, Ibu Kota Nusantara, Kamis (22/10). Gol Raditya Dwi Saputra menjadi pembeda sekaligus mengantarkan Persebaya selangkah lebih dekat menuju gelar juara.
Persebaya U-17 langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Anak asuh Yongki Kastanya berusaha menguasai permainan dan menekan pertahanan lawan demi mencari gol pembuka.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-12. Raditya Dwi Saputra berhasil membobol gawang Bintang Timur U-17 dan membawa Persebaya unggul 1-0. Gol itu menjadi momentum penting bagi Green Force muda untuk menjaga kepercayaan diri sekaligus mengendalikan jalannya pertandingan.
Keunggulan tersebut membuat Persebaya semakin bersemangat. Namun, perjuangan belum selesai. Bintang Timur berusaha memberikan perlawanan untuk mengejar ketertinggalan, sehingga para pemain Persebaya harus tetap menjaga konsentrasi dan kedisiplinan sepanjang pertandingan.
Selepas laga, pelatih Persebaya U-17 Yongki Kastanya mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang.
“Anak-anak sudah berjuang dengan baik sampai menit akhir. Mereka berusaha menjalankan instruksi dan tetap menjaga fokus di tengah tekanan. Kemenangan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim,” ujar Coach Yongki.
Memasuki babak kedua, Bintang Timur meningkatkan tekanan dan sempat mengurung pertahanan Persebaya. Situasi tersebut membuat Green Force muda harus bekerja lebih keras untuk meredam serangan lawan. Barisan pertahanan dituntut tetap disiplin, sementara para pemain lainnya bahu-membahu menjaga keunggulan yang sudah diperoleh sejak babak pertama.
Coach Yongki menilai situasi tersebut menjadi bagian dari ujian bagi timnya. Menurut dia, para pemain harus mampu menjaga ketenangan ketika berada di bawah tekanan, terlebih dalam pertandingan penting yang menentukan langkah menuju partai puncak.
“Dalam pertandingan seperti ini, kami harus siap menghadapi tekanan sampai akhir. Anak-anak berusaha bertahan dan menjaga keunggulan. Kami tentu masih perlu melakukan evaluasi, tetapi saya mengapresiasi perjuangan mereka yang mampu membawa Persebaya ke final,” jelasnya.
Kemenangan atas Bintang Timur memastikan perjalanan Persebaya U-17 berlanjut hingga partai puncak. Tantangan berikutnya sudah menanti, yakni Waamanat Bhintuka FC yang akan menjadi lawan dalam final Piala Soeratin 2026 di PSSI Training Center, Ibu Kota Nusantara, Sabtu (24/10). (*)