Kemenangan telak PSS Sleman atas PSM Makassar menjadi peringatan bagi Persebaya. Namun, hasil tersebut tidak membuat Bernardo Tavares mengubah targetnya. Pelatih asal Portugal itu tetap membidik tiga poin saat Green Force menjamu Super Elja pada pekan kelima Super League 2026/27 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (18/10).
PSS datang ke Surabaya dengan kepercayaan diri tinggi setelah menang 3-0 atas PSM Makassar. Hasil itu menjadi kemenangan perdana mereka di kompetisi musim ini sekaligus modal penting untuk menghadapi Persebaya.
Coach Tavares menyadari lawan memiliki motivasi besar untuk melanjutkan tren positif. Namun, Persebaya juga memiliki ambisi yang sama, terlebih pertandingan akan berlangsung di hadapan Bonek dan Bonita. Ia berharap duel kedua tim berjalan menarik dan Bajol Ijo mampu memaksimalkan kesempatan bermain di kandang.
“PSS Sleman datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menang 3-0 atas PSM Makassar di kandang sendiri. Mereka tentu ingin menang, begitu juga dengan kami. Saya berharap pertandingan besok berjalan menarik dan Bonek-Bonita datang untuk memberikan dukungan kepada para pemain. Harapan kami, tiga poin bisa tetap diraih di kandang,” ujar Coach Tavares dalam konferensi pers, Sabtu (17/10).
Persebaya memiliki catatan positif saat menjamu PSS di GBT. Green Force tidak pernah menelan kekalahan dalam pertemuan kandang melawan Super Elja sejak 2022. Rekor tersebut menjadi catatan menarik menjelang pertandingan, tetapi Coach Tavares tidak ingin anak asuhnya bergantung pada hasil masa lalu.
Menurut dia, setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri. Catatan apik di kandang harus diikuti dengan performa yang solid, disiplin, dan kerja keras sejak menit pertama hingga peluit akhir.
“Memang, jika melihat catatan pertemuan terakhir di kandang, kami memiliki hasil yang cukup baik. Akan tetapi, sejarah tidak akan membantu kami memenangkan pertandingan besok. Kami harus membuktikannya di lapangan,” tandas pelatih berusia 46 tahun.
Tantangan Persebaya bertambah karena kondisi skuad belum sepenuhnya ideal. Matheus Lagoa, Alfan Suaib, hingga Francisco Rivera masih dalam pemulihan sehingga kesiapan mereka menjadi perhatian tim pelatih menjelang laga.
Situasi tersebut menuntut Persebaya untuk memaksimalkan pemain yang tersedia. Coach Tavares ingin seluruh pemain yang mendapat kesempatan mampu menjalankan tugas dengan baik dan menjaga kekompakan tim demi mencapai target yang telah ditetapkan.
“Kami harus siap menghadapi situasi seperti ini dan memaksimalkan pemain yang tersedia,” jelasnya.
Di tengah tantangan tersebut, dukungan suporter di GBT diharapkan menjadi energi tambahan bagi Green Force. Coach Tavares berharap Bonek dan Bonita memenuhi stadion serta menciptakan atmosfer yang bisa membangkitkan semangat para pemain sepanjang pertandingan.
Bagi Persebaya, target tiga poin menjadi dorongan untuk terus menjaga langkah di Super League musim ini. Namun, Coach Tavares menegaskan bahwa hasil positif hanya bisa diraih melalui usaha bersama di lapangan, dengan dukungan suporter sebagai penyemangat bagi tim.
“Saya juga berharap sekitar 30 ribu suporter yang datang besok bisa memberikan dukungan penuh. Kehadiran Bonek-Bonita dapat menciptakan atmosfer luar biasa dan memberikan energi tambahan kepada pemain,” tutup Coach Tavares. (*)