Skuad Persebaya U-13 saat melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC U-13 di Piala Soeratin. (Istimewa)

Persebaya U-13 meluapkan semangatnya lewat pesta delapan gol di Putaran Nasional Piala Soeratin 2026. Setelah bermain imbang pada laga pembuka, Green Force muda bangkit dengan menggasak Bhayangkara Presisi Lampung FC U-13 dengan skor 8-0 pada pertandingan kedua Grup A di PSSI Training Center, Ibu Kota Nusantara, Sabtu (17/10).

Ardi Firmansa menjadi sorotan utama. Penyerang Persebaya itu tampil tajam dengan mencetak empat gol alias quattrick, masing-masing pada menit ke-3, 9, 21, dan 30. Ketajamannya menjadi bagian penting dari kemenangan besar yang diraih tim asuhan Agus Priyono.

Pesta gol Persebaya bahkan sudah dimulai sejak menit pertama melalui Alvin Niam. Adi Fahtoni lalu mencatatkan brace pada menit 6 dan 20. Regginal Charly turut menyumbang gol pada menit ke-23, sekaligus melengkapi kemenangan delapan gol Green Force muda.

Hasil ini menjadi respons positif Persebaya setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Energi Bintang Riau (EBR) FC pada laga perdana, Kamis (15/10). Saat itu, Persebaya harus dua kali mengejar ketertinggalan sebelum Muhammad Fairuz Azzam dan Muhammad Aqiel memastikan satu poin.

Kali ini, Persebaya tampil lebih tajam dalam memanfaatkan peluang. Produktivitas gol tersebut juga menjadi gambaran kerja kolektif tim yang mampu menjaga tekanan dan mengembangkan permainan sepanjang pertandingan.

Pelatih Persebaya U-13, Agus Priyono, mengapresiasi penampilan anak asuhnya. Menurutnya, kemenangan besar tersebut lahir dari kerja sama pemain yang mampu menjalankan instruksi dan saling mendukung di lapangan.

"Saya bersyukur dengan hasil hari ini. Anak-anak bermain dengan cukup baik sebagai sebuah tim, saling membantu, dan mampu memanfaatkan peluang yang didapatkan. Namun, kami tetap harus menjaga fokus karena masih ada pertandingan berikutnya. Kemenangan ini harus menjadi motivasi untuk terus bekerja keras," ujar Coach Agus.

Coach Agus juga berharap hasil positif tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri para pemain untuk menghadapi pertandingan penentuan di fase grup. Ia mengingatkan bahwa perjalanan di putaran nasional masih membutuhkan konsistensi, disiplin, dan semangat yang sama.

"Kemenangan ini tentu bagus untuk mental anak-anak, terutama setelah pada laga pertama kami bermain imbang. Tetapi, kami tidak boleh cepat puas. Kami harus tetap rendah hati, mengevaluasi kekurangan, dan mempersiapkan diri dengan baik. Target kami adalah terus berkembang dan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan," jelasnya.

Persebaya U-13 selanjutnya akan menghadapi ASIOP pada pertandingan terakhir Grup A, Senin (19/10). Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Green Force muda untuk kembali menunjukkan perkembangan permainan sekaligus memperjuangkan langkah ke fase berikutnya. (*)

Populer

Ardi Firmansa Quattrick, Persebaya U-13 Gasak Bhayangkara di Piala Soeratin
Dean dan Darrel Bawa Persebaya U-16 Menang Telak di Kandang Madura United
Tatap PSS Sleman, Ramalho Tekankan Pentingnya Fisik dan Taktik
Drama Enam Gol Warnai Laga Perdana Persebaya U-17 di Piala Soeratin 2026
Alex Martins Angkat Bicara soal Produktivitas Golnya di Persebaya
Suporter Persebaya Galang Donasi Masker untuk Masyarakat Terdampak Karhutla