Hasil akhir memang belum berpihak kepada Persebaya U-16. Namun, perjuangan yang ditunjukkan para pemain sepanjang pertandingan tetap mendapat apresiasi dari Coach Khabib Syukron. Green Force muda harus menyerah 0-1 dari PSS Sleman U-16 dalam lanjutan Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027 di Stadion Tridadi, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (4/10).
Persebaya sebenarnya memiliki kesempatan untuk mengubah jalannya pertandingan. Salah satunya hadir ketika wasit menunjuk titik putih setelah salah satu pemain PSS melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti.
Revans Dwinanda maju sebagai eksekutor. Namun, sepakan pemain Persebaya U-16 tersebut berhasil dibaca dan diamankan oleh kiper PSS. Peluang emas untuk menyamakan kedudukan pun belum mampu dimanfaatkan.
Selepas pertandingan, Coach Khabib tetap memberikan apresiasi kepada Satriya Andhika dan kolega. Menurutnya, para pemain sudah menunjukkan keberanian dan kerja keras hingga pertandingan berakhir.
“Saya tetap mengapresiasi perjuangan anak-anak. Mereka sudah berusaha menjalankan instruksi dan bekerja keras sepanjang pertandingan. Memang hasil akhirnya belum sesuai dengan yang kami harapkan, tetapi ada banyak hal positif yang bisa kami ambil dari pertandingan ini,” ujar Coach Khabib.
Mengenai kegagalan penalti, Coach Khabib tidak ingin menjadikan momen tersebut sebagai beban bagi Revans. Baginya, situasi seperti itu merupakan bagian dari dinamika pertandingan yang harus diterima dan dijadikan pengalaman.
“Gagal penalti itu hal yang wajar dalam sepak bola. Pemain bisa gagal mengeksekusi penalti, begitu juga kiper bisa menggagalkan penalti. Yang paling penting adalah bagaimana pemain merespons setelah itu dan tetap punya keberanian untuk bermain,” tuturnya.
Di sisi lain, Coach Khabib menyoroti banyaknya peluang yang belum mampu dikonversi menjadi gol. Finishing menjadi pekerjaan rumah yang akan segera dibenahi sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
“Kami akan evaluasi finishing. Beberapa peluang sebenarnya sudah kami dapatkan, tetapi belum bisa dimaksimalkan menjadi gol. Ini yang harus kami perbaiki. Anak-anak harus lebih tenang dan lebih efektif ketika mendapatkan peluang,” tutup Coach Khabib. (*)