Penantian itu akhirnya berakhir. Setelah sempat tertunda karena berbenturan dengan agenda Piala Soeratin 2026 zona Jawa Timur, Liga Persebaya 2026 kembali bergulir mulai Sabtu (3/10) mendatang.
Kompetisi pembinaan yang mempertandingkan kelompok usia U-14, U-16, dan U-18 tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan panjang Persebaya dalam menyiapkan pemain sejak usia dini. Jeda kompetisi sebelumnya membuat pertandingan harus disesuaikan dengan agenda Piala Soeratin 2026 Jawa Timur yang juga menjadi bagian dari kalender pembinaan sepak bola usia muda.
Kini, roda kompetisi kembali berputar. Para pemain muda kembali mendapat kesempatan merasakan atmosfer pertandingan, berjuang di lapangan, sekaligus mengasah kemampuan melalui pengalaman bertanding secara rutin.
Direktur Amatir Persebaya Saleh Hanifah mengatakan, kompetisi Liga Persebaya untuk kelompok usia 14, 16, dan 18 yang sempat tertunda akan kembali dilanjutkan pada 3 Oktober 2026.
Menurut Saleh, keberlanjutan kompetisi tersebut memiliki arti penting dalam proses pembinaan. Pemain muda tidak cukup hanya mendapatkan latihan. Mereka juga membutuhkan pertandingan untuk menguji kemampuan, membangun mental, dan mendapatkan pengalaman menghadapi situasi nyata di lapangan.
"Kompetisi ini kami putar untuk mempersiapkan pemain sejak usia dini. Mereka harus mendapatkan minute play atau jam terbang yang cukup sehingga memiliki pengalaman dan perkembangan yang baik," kata Saleh.
Liga Persebaya 2026 mempertandingkan tiga kelompok usia, yakni U-14, U-16, dan U-18. Ketiga kelompok tersebut menjadi ruang bagi pemain muda untuk mengembangkan kemampuan secara bertahap sesuai usia dan tahap perkembangan mereka.
Bagi pemain U-14, kompetisi menjadi salah satu tahap awal untuk mengenal atmosfer pertandingan secara lebih kompetitif. Sementara bagi kelompok U-16 dan U-18, setiap laga menjadi bagian dari proses menuju jenjang pembinaan yang lebih tinggi.
Pembinaan tersebut dirancang secara berjenjang. Pemain yang berkembang di kompetisi usia muda memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjalanan ke level berikutnya. Jalurnya dimulai dari kompetisi usia dini, termasuk Piala Soeratin kelompok usia 13, 15, dan 17 tahun.
Setelah itu, pemain dapat melanjutkan ke Elite Pro Academy (EPA) One U-16, U-18, dan U-20 sebelum akhirnya diproyeksikan untuk masuk ke tim profesional Persebaya.
"Harapannya, dari kompetisi ini akan lahir pemain-pemain yang bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya, mulai dari Soeratin, kemudian Elite Pro Academy, hingga akhirnya bisa dipakai untuk tim profesional Persebaya," ujar Saleh.
Kembalinya Liga Persebaya 2026 menjadi momentum penting bagi para pemain muda untuk kembali merasakan atmosfer kompetisi. Setiap pertandingan membawa pengalaman baru, setiap menit di lapangan menjadi bagian dari proses belajar, dan setiap persaingan menjadi bekal untuk melangkah ke tahap berikutnya. (*)