Miguel Pereira saat mengikuti sesi latihan Persebaya jelang lawan Garudayaksa FC. (Persebaya)

Dua pertandingan, dua kali tampil penuh, dan proses adaptasi yang masih berjalan. Miguel Pereira memahami bahwa performa terbaik bersama Persebaya tidak datang dalam waktu singkat. Penyerang sayap asal Portugal itu memilih menikmati setiap proses sembari terus membangun chemistry dengan rekan-rekannya.

Miguel selalu dipercaya tampil sebagai starter dalam dua pertandingan awal Super League 2026/2027. Ia bermain selama 90 menit saat Persebaya bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan pertama, kemudian kembali tampil penuh ketika Green Force mengalahkan PSIM Yogyakarta 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9).

Meski sudah mendapat kepercayaan penuh dari pelatih Bernardo Tavares, Miguel merasa masih ada ruang untuk berkembang. Ia melihat proses yang dijalani secara individu berjalan beriringan dengan perkembangan tim.

“Kalau ditanya soal performa, saya melihatnya seperti tim. Kami terus berkembang dari pertandingan ke pertandingan. Kami sudah memenangi Piala Presiden dan bermain cukup baik. Namun, Super League tentu berbeda,” ujar Miguel, Kamis (17/9).

Menurut pemain berusia 27 tahun itu, dua pertandingan awal menjadi pengalaman penting untuk membangun pemahaman antarpemain. Persebaya harus memulai kompetisi dengan laga tandang di kondisi yang tidak mudah sebelum kemudian mengamankan kemenangan di hadapan Bonek dan Bonita.

“Kami baru menjalani dua pertandingan. Kami bermain tandang di lapangan yang sulit, lalu menang di kandang. Sedikit demi sedikit, kepercayaan diri dan chemistry tim mulai terbentuk. Saya berharap kami bisa terus berkembang, begitu juga dengan saya secara pribadi,” imbuhnya.

Sejauh ini, Miguel memang belum mencatatkan gol maupun assist di Super League. Namun, kontribusinya tetap dibutuhkan dalam permainan Persebaya, terutama dari sisi sayap untuk membantu membangun serangan dan memberikan pilihan ketika Bajol Ijo berusaha membongkar pertahanan lawan.

Kepercayaan yang diberikan Coach Tavares dengan menurunkannya selama 90 menit dalam dua laga menjadi modal penting bagi Miguel untuk terus menemukan ritme permainan. Ia pun tidak ingin terlalu memikirkan catatan statistik pribadi.

“Kepercayaan dari pelatih tentu bagus untuk saya. Tapi yang paling saya inginkan adalah kemenangan. Hasil positif ini juga penting untuk menambah kepercayaan diri tim,” jelasnya.

Ia sadar perjalanan kompetisi masih panjang. Persebaya memang belum terkalahkan setelah mengoleksi satu hasil imbang dan satu kemenangan, tetapi masih ada sejumlah detail yang perlu dibenahi.

Salah satu perhatian Miguel adalah penyelesaian akhir. Ia menilai Persebaya sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang, namun belum semuanya berujung gol.

“Tetap ada hal yang harus kami perbaiki. Salah satunya adalah penyelesaian akhir. Pada pertandingan sebelumnya, kami punya banyak peluang, termasuk saya. Seharusnya kami bisa mencetak tiga atau empat gol,” katanya.

Menurut Miguel, peningkatan dalam penyelesaian akhir juga akan berpengaruh terhadap kepercayaan diri tim. Karena itu, evaluasi dilakukan bukan hanya untuk menghadapi satu pertandingan, tetapi menjadi bagian dari proses Persebaya membangun permainan yang lebih matang.

“Kalau penyelesaian akhir bisa kami tingkatkan, saya yakin kepercayaan diri tim juga akan semakin bagus,” tambahnya.

Kini perhatian Miguel dan seluruh skuad tertuju pada laga pekan ketiga melawan Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9). Waktu yang ada akan dimanfaatkan untuk memperbaiki detail-detail kecil sekaligus terus membangun koneksi antarpemain.

“Kami harus terus memperbaiki hal-hal kecil seperti ini agar bisa tampil lebih baik dan meraih kemenangan berikutnya,” pungkasnya. (*)

Populer

Miguel Pereira Tetap Fokus pada Proses
Persaingan Lini Tengah Persebaya Makin Sengit, Ini Sikap Gledson Paixao
Selebrasi Tepuk Bahu Alex Martins: Luapan Emosi Setelah Comeback
Dari Cedera ke Gol Debut, Alex Martins Bawa Persebaya Menang
Persebaya U-13 Lengkapi Sapu Bersih Trofi Piala Soeratin 2026 Zona Jatim
Jefferson Puas, Persebaya Buka Perjalanan di GBT dengan Tiga Poin