Alex Martins menjelaskan makna di balik selebrasi emosionalnya ketika membobol gawang PSIM Yogyakarta. (Persebaya)

Ada emosi yang sulit disembunyikan ketika Alex Martins mencetak gol ke gawang PSIM Yogyakarta. Setelah sundulannya menggetarkan jala pada menit ke-81, penyerang Persebaya itu langsung menepuk bahunya. Selebrasi tersebut ternyata menyimpan cerita tentang perjalanan panjang yang baru saja dilewatinya.

Persebaya meraih tiga poin perdana di Super League 2026/2027 setelah mengalahkan PSIM 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9). Gol Alex menjadi penentu kemenangan Green Force dalam laga kandang pertama musim ini.

Bagi Alex, gol tersebut memiliki arti yang jauh lebih dalam. Sebelumnya, pemain asal Brasil itu harus menepi karena mengalami cedera bahu. Ia membutuhkan waktu untuk menjalani pemulihan sebelum akhirnya kembali merasakan atmosfer pertandingan bersama Persebaya.

Karena itu, sesaat setelah mencetak gol, Alex terlihat emosional. Tangannya langsung mengarah ke bahu yang sempat membuatnya harus menjalani masa pemulihan. Selebrasi tersebut menjadi bentuk rasa syukur sekaligus luapan emosi setelah melewati periode yang tidak mudah.

“Soal selebrasi dengan menyentuh bahu, itu bentuk rasa syukur dan luapan emosi setelah melalui proses yang tidak mudah. Saya sangat senang bisa kembali ke lapangan dan membantu tim,” tutur Alex.

Gol tersebut terasa semakin spesial karena menjadi gol pertama Alex untuk Persebaya di kompetisi resmi. Ia sebelumnya menjalani debut dari bangku cadangan saat menghadapi PSIM dan masuk pada awal babak kedua.

“Senang sekali rasanya bisa bermain dan bertanding lagi bersama tim. Setelah melewati masa pemulihan cedera, bisa kembali merasakan atmosfer pertandingan tentu menjadi momen yang sangat berarti bagi saya,” tandasnya.

Pemain berusia 33 tahun itu kemudian menjawab kepercayaan yang diberikan pelatih Bernardo Tavares dengan gol kemenangan. Sundulannya menjadi penutup dari kerja keras Persebaya yang terus mencari celah hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.

“Saya selalu berusaha melakukan yang terbaik. Saya sangat senang dengan gol ini, tetapi yang paling penting bagi saya adalah bisa membantu Persebaya,” jelasnya.

Momen comeback Alex juga semakin lengkap dengan atmosfer yang tercipta di GBT. Ribuan Bonek dan Bonita terus memberikan dukungan sepanjang pertandingan hingga akhirnya gol kemenangan lahir.

Alex mengaku terkesan dengan energi yang diberikan suporter dari tribun. Menurutnya, dukungan tersebut ikut memberi tambahan tenaga bagi para pemain ketika pertandingan berjalan ketat.

“Atmosfer di Stadion Gelora Bung Tomo juga luar biasa. Sangat menggetarkan ketika melihat dan mendengar dukungan Bonek dan Bonita dari tribun. Dukungan seperti itu memberikan energi tambahan kepada kami di lapangan,” tandasnya.

Dukungan tersebut membuat Alex berharap atmosfer serupa kembali hadir saat Persebaya menjalani pertandingan pekan ketiga. Green Force dijadwalkan menghadapi Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9).

“Saya berharap Bonek dan Bonita terus memberikan dukungan kepada kami pada pertandingan berikutnya. Mari kita bersama-sama memberikan energi positif dan mendukung Persebaya untuk pertandingan selanjutnya,” pungkasnya. (*)

Populer

Selebrasi Tepuk Bahu Alex Martins: Luapan Emosi Setelah Comeback
Dari Cedera ke Gol Debut, Alex Martins Bawa Persebaya Menang
Persebaya U-13 Lengkapi Sapu Bersih Trofi Piala Soeratin 2026 Zona Jatim
Jefferson Puas, Persebaya Buka Perjalanan di GBT dengan Tiga Poin
Tundukkan Deltras, Persebaya U-15 Kampiun Zona Jatim Piala Soeratin 2026
Menang atas PSIM, Coach Tavares: Masih Ada yang Harus Diperbaiki