Skuad Persebaya U-13 dan U-15 saat berlaga di babak final Piala Soeratin zona Jawa Timur. (Istimewa)

Satu per satu trofi Piala Soeratin 2026 zona Jawa Timur (Jatim) jatuh ke tangan Green Force. Setelah Persebaya U-15 dan U-17, giliran Persebaya U-13 yang menutup rangkaian dengan gelar juara. Mereka mengalahkan Persida Sidoarjo 1-0 pada laga final di Jember Sport Garden, Minggu (13/9).

Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena lahir dari perjuangan panjang dalam pertandingan final yang berjalan ketat. Kedua tim saling berusaha mencari celah, tetapi Persebaya akhirnya mampu memecah kebuntuan melalui Ardi Firmansa pada menit ke-47.

Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Green Force muda. Ardi memanfaatkan peluang dengan baik untuk membawa Persebaya unggul. Setelah itu, anak asuh Agus Priyono bekerja keras mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Peluit akhir pun menjadi penanda keberhasilan Persebaya U-13 mempertahankan trofi Piala Soeratin Jatim. Gelar tersebut sekaligus melanjutkan catatan apik Green Force muda yang telah menjadi juara dalam empat edisi secara beruntun sejak musim 2022/2023.

Pelatih Persebaya U-13, Agus Priyono, memberikan apresiasi kepada para pemain yang mampu melewati pertandingan final dengan perjuangan maksimal. Menurutnya, laga melawan Persida memiliki tensi tersendiri karena mempertemukan dua tim dari daerah yang berdekatan.

"Anak-anak berjuang sangat istimewa. Mungkin karena antara Surabaya dan Sidoarjo ada adu gengsi, sehingga sama-sama berusaha sekuat mungkin untuk menang," kata Agus.

Meski berhasil meraih trofi, Agus tetap melihat sejumlah hal yang perlu dibenahi dari permainan anak didiknya. Salah satunya adalah kemampuan menjaga ketenangan ketika pertandingan berjalan dalam tekanan.

"Mereka harus lebih tenang. Anak-anak seusia mereka masih sering terbawa suasana, sehingga sering terburu-buru dan melakukan kesalahan," jelasnya.

Perjalanan Persebaya U-13 belum berhenti. Setelah merayakan gelar juara zona Jatim, tim akan segera bersiap menghadapi persaingan di tingkat nasional. Waktu persiapan yang tersedia juga cukup singkat.

"Setelah ini kami istirahat sebentar untuk memulihkan kondisi anak-anak. Waktunya tidak banyak, karena pada 16 September ini kami bertanding lagi di zona nasional," ujar Agus.

Trofi tahun ini sekaligus meneruskan perjalanan panjang Persebaya U-13 di Piala Soeratin Jatim. Green Force muda pertama kali menjadi juara pada musim 2022/2023 setelah mengalahkan Bima Putra Academy Blitar 2-0 di Banyuwangi.

Semusim berselang, Persebaya U-13 kembali mempertahankan gelar setelah mengalahkan lawan yang sama dengan skor 4-0 di Jember. Pada 2025, dominasi tersebut kembali berlanjut. Persebaya mengalahkan Medi Soccer School Tulungagung 2-0 pada laga final di Lamongan.

Kini, trofi keempat secara beruntun menjadi milik Green Force muda.

Gelar tersebut juga melengkapi keberhasilan Persebaya U-15 dan U-17 yang lebih dahulu menjadi juara Piala Soeratin zona Jatim tahun ini. Persebaya U-15 mengamankan gelar sebelum kemudian disusul U-17 yang mengalahkan Inter Kediri 3-1 pada laga final di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (12/9).

Catatan tersebut menghadirkan sejarah baru bagi Persebaya. Untuk kali pertama, tiga kelompok usia Green Force mampu menyapu bersih trofi Piala Soeratin Jawa Timur dalam satu tahun penyelenggaraan.

Di balik tiga trofi tersebut, ada proses panjang pembinaan pemain muda Persebaya. Para pemain U-13 merupakan hasil kompetisi internal yang melibatkan 20 klub anggota Persebaya. Dari kompetisi itulah talenta-talenta muda dipantau, berkembang, kemudian mendapatkan kesempatan membawa nama Green Force di level yang lebih tinggi.

Kini, tiga tim juara tersebut akan membawa nama Jatim ke persaingan nasional. Persebaya U-13, U-15, dan U-17 bersiap menghadapi tantangan berikutnya dengan membawa satu modal penting yaitu pengalaman menjadi juara. (*)

Populer

Persebaya U-13 Lengkapi Sapu Bersih Trofi Piala Soeratin 2026 Zona Jatim
Jefferson Puas, Persebaya Buka Perjalanan di GBT dengan Tiga Poin
Tundukkan Deltras, Persebaya U-15 Kampiun Zona Jatim Piala Soeratin 2026
Menang atas PSIM, Coach Tavares: Masih Ada yang Harus Diperbaiki
Alex Martins Jadi Penentu, Persebaya Raih Tiga Poin Perdana di GBT
Serangan Silih Berganti, Persebaya dan PSIM Masih Sama Kuat