Alex Martins saat sukses menjebol gawang PSIM Yogyakarta . (Persebaya)

Persebaya meraih tiga poin perdana di Super League 2026/2027. Bermain di hadapan Bonek dan Bonita pada home perdana di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9), Bajol Ijo menang tipis 1-0 atas PSIM Yogyakarta.

Gol semata wayang Persebaya dicetak Alex Martins pada menit ke-74. Penyerang asal Brasil itu menjadi pembeda setelah pertandingan berjalan ketat hingga memasuki 20 menit terakhir.

Memasuki babak kedua, pelatih Bernardo Tavares langsung melakukan perubahan untuk meningkatkan intensitas permainan. Rachmat Irianto dan Yann Mabella ditarik keluar, digantikan Toni Firmansyah dan Alex Martins.

PSIM mencoba memberikan tekanan lebih dulu. Pada menit ke-48, Ernando Ari kembali menunjukkan ketenangannya di bawah mistar dengan mengamankan ancaman dari tim tamu.

Seminit berselang, PSIM harus bermain dengan 10 pemain. Gelandangnya diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Toni Firmansyah.

Unggul jumlah pemain membuat Persebaya langsung meningkatkan tekanan. Bajol Ijo mencoba mengurung pertahanan PSIM untuk mencari celah.

Pada menit ke-51, Risto Mitrevski mendapatkan kesempatan melalui tendangan bebas. Namun, sepakannya masih melambung di atas mistar gawang PSIM.

PSIM kemudian berusaha menurunkan tempo permainan. Persebaya tetap sabar membangun serangan sambil mencari ruang di antara rapatnya pertahanan lawan.

Memasuki menit ke-60, peluang emas kembali hadir. Francisco Rivera melepaskan sepakan jarak jauh yang mengarah ke gawang PSIM. Sayang, bola melenceng tipis di sisi gawang.

Seminit berselang, Bernardo Tavares kembali melakukan pergantian pemain. Risto Mitrevski dan Ramadhan Sananta keluar, sementara Gledson Paixao dan Saddil Ramdani masuk untuk menambah tenaga di lini permainan Persebaya.

Alex Martins hampir membuka keunggulan pada menit ke-62. Mendapat ruang untuk menyambut bola dengan sundulan, upayanya justru melebar di sisi gawang PSIM.

Persebaya terus menekan. Pada menit ke-65, Rivera kembali mendapatkan peluang dari jarak dekat. Namun, sepakannya masih melebar dari sasaran.

Tiga menit berselang, Jefferson mencoba membangun serangan dari sisi lapangan dengan mengirimkan crossing mendatar ke depan gawang. Miguel Pereira berada di posisi yang tepat, tetapi belum mampu memaksimalkan umpan tersebut.

Tekanan Persebaya akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74.

GOOOL! Alex Martins memecah kebuntuan melalui sundulan dari jarak dekat. Bola berhasil bersarang di gawang PSIM dan membawa Persebaya unggul 1-0.

Setelah unggul, Persebaya berusaha menjaga ritme permainan. PSIM yang bermain dengan 10 pemain tetap mencoba mencari kesempatan untuk menyamakan kedudukan.

Memasuki menit ke-80, wasit memberikan tambahan waktu lima menit. Persebaya terus menjaga konsentrasi di setiap lini.

Pada menit ke-90, Catur Pamungkas ditarik keluar dan digantikan Syahrul Lasinari.

Ancaman PSIM kembali datang pada masa injury time. Namun, Ernando Ari tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting untuk mengamankan gawang Persebaya.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Persebaya pun menutup laga dengan kemenangan 1-0 atas PSIM Yogyakarta.

Kemenangan tersebut menjadi tiga poin perdana Bajol Ijo di Super League 2026/2027 sekaligus membuka perjalanan Persebaya di GBT musim ini dengan hasil positif. (*)

Populer

Alex Martins Jadi Penentu, Persebaya Raih Tiga Poin Perdana di GBT
Serangan Silih Berganti, Persebaya dan PSIM Masih Sama Kuat
Catur Tak Ingin Kecewakan Bonek dan Bonita di Home Perdana
Comeback di Final, Persebaya U-17 Juara Zona Jatim Piala Soeratin 2026
Coach Tavares Minta Kekalahan Musim Lalu Jadi Bahan Bakar Hadapi PSIM
Target Jefferson di Laga Kandang Perdana