Alex Martins ketika ditandu keluar saat laga melawan Port FC. (Persebaya)

Kemenangan Persebaya atas Port FC pada matchday terakhir Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (1/8), menyisakan perhatian terhadap kondisi penyerang Alex Martins. Striker asal Brasil tersebut mengalami cedera bahu di penghujung pertandingan setelah terjatuh dalam duel dengan pemain lawan.

Insiden itu terjadi pada menit ke-90+1. Alex tampak mengerang kesakitan usai salah mendarat dengan posisi bahu menahan beban tubuhnya. Tim medis segera memberikan penanganan di lapangan sebelum akhirnya pelatih Bernardo Tavares menarik keluar Alex dan menggantikannya dengan Randy May.

Chief Medical Officer Persebaya, dr. Pratama Wicaksana Wijaya, Sp.KO, atau yang akrab disapa dr. Tommy, menjelaskan bahwa Alex mengalami dislokasi bahu akibat benturan tersebut.

"Pada pertandingan terakhir melawan Port FC, Alex Martins mengalami dislokasi bahu. Saat insiden terjadi, tim medis sebenarnya sudah berupaya melakukan reposisi di lapangan. Namun, karena massa dan kekuatan otot Alex cukup besar, reposisi tidak dapat dilakukan secara optimal di lokasi pertandingan," ujar dr. Tommy, Senin (3/8).

Setelah itu, tim medis Persebaya langsung berkoordinasi dengan panitia Piala Presiden untuk merujuk Alex ke Mayapada Hospital agar mendapatkan penanganan lanjutan.

"Setelah berkoordinasi dengan panitia Piala Presiden, kami kemudian merujuk Alex ke Mayapada Hospital. Di sana dilakukan tindakan reposisi bahu dengan pembiusan, dan prosedur tersebut berjalan dengan baik," jelasnya.

Usai tindakan medis tersebut, Alex kini memasuki fase rehabilitasi. Proses pemulihan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan tim multidisiplin agar kondisi sang penyerang dapat kembali optimal sebelum kembali ke lapangan.

"Proses pemulihannya melibatkan tim multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis ortopedi, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, serta dokter spesialis kedokteran olahraga. Harapannya, Alex bisa pulih secara optimal dan kembali ke lapangan dalam kondisi terbaiknya," lanjut dokter lulusan Program Spesialis Kedokteran Olahraga Universitas Indonesia tersebut.

Perkembangan kondisi Alex pun menunjukkan hasil yang positif. Bahunya telah kembali pada posisi normal dan tim medis telah melakukan pemeriksaan lanjutan menggunakan MRI untuk memastikan kondisi jaringan di sekitar sendi bahu.

"Saat ini kondisi Alex sudah jauh lebih baik. Posisi bahunya telah kembali normal, dan kami juga telah melakukan pemeriksaan MRI untuk evaluasi lebih lanjut," ungkap dr. Tommy.

Meski perkembangan pemulihannya berjalan baik, Alex dipastikan belum bisa memperkuat Persebaya pada laga semifinal Piala Presiden 2026 melawan Arema FC, Selasa (4/8). Tim medis memilih fokus menjalankan tahapan rehabilitasi agar proses penyembuhan berlangsung maksimal.

"Untuk kelanjutan Piala Presiden, Alex dipastikan belum dapat bermain. Saat ini fokus kami adalah menjalankan penanganan medis dan program rehabilitasi secara bertahap," tegasnya.

Sementara itu, Coach Tavares turut memberikan tanggapan mengenai kondisi cedera yang dialami Alex Martins. Menurut pelatih asal Portugal tersebut, absennya seorang pemain tidak boleh mengubah cara berpikir tim karena sejak awal Persebaya dibangun dengan mengedepankan kekuatan kolektif. 

"Alex memang pemain penting bagi kami, tetapi kami tidak bisa bergantung pada satu pemain saja. Kami memiliki skuad yang lebih dari sebelas pemain. Ketika ada pemain yang cedera atau belum berada dalam performa terbaik, pemain lain harus siap mengambil kesempatan. Sejak awal kami membangun tim ini sebagai sebuah kolektif, bukan bergantung pada individu," tandasnya.

Cedera yang dialami Alex terjadi setelah ia memberikan kontribusi besar dalam kemenangan Persebaya atas Port FC. Masuk sebagai pemain pengganti pada awal babak kedua bersama Walber Mota, Ramadhan Sananta, dan Francisco Rivera, Alex langsung membawa perubahan bagi permainan Green Force.

Hanya dua menit setelah babak kedua dimulai, tepatnya pada menit ke-47, Alex menyambut umpan matang Francisco Rivera dengan sepakan terarah yang membawa Persebaya berbalik unggul 2-1. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan sekaligus memastikan Green Force menyapu bersih tiga pertandingan Grup B dengan koleksi sembilan poin.

Hasil itu mengantarkan Persebaya melaju ke babak semifinal sebagai juara Grup B. Di tengah keberhasilan tersebut, seluruh elemen tim kini berharap Alex Martins dapat menyelesaikan proses pemulihannya dengan baik dan segera kembali memperkuat Green Force dalam kondisi terbaik. (*)

Populer

Update Kondisi Pemain Persebaya Usai Duel Kontra Port FC
Malam Pertama Dimas Adi Bersama Persebaya, Langkah Awal Mengejar Mimpi
Jefferson Silva Senang Melihat Perkembangan Persebaya, Siap Tatap Semifinal
Tumbangkan Port FC, Coach Tavares Pastikan Persebaya Terus Berbenah
Persebaya Tutup Grup B dengan Kemenangan, Langkah Positif Berlanjut ke Semifinal
Babak Pertama Berjalan Ketat, Persebaya Imbangi Port FC