Bernardo Tavares selepas pertandingan menghadapi Port FC di Piala Presiden 2026. (Persebaya)

Persebaya menutup fase Grup B Piala Presiden 2026 dengan catatan sempurna. Green Force menyapu bersih tiga pertandingan setelah menaklukkan juara bertahan asal Thailand, Port FC, dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (1/8).

Dua gol kemenangan Persebaya dicetak Miguel Pereira dan Alex Martins. Hasil tersebut mengantarkan Bajol Ijo mengoleksi sembilan poin sekaligus memastikan diri lolos ke babak semifinal sebagai juara Grup B.

Meski puas dengan performa anak asuhnya, pelatih Bernardo Tavares memilih tetap membumi. Menurut pelatih asal Portugal itu, kemenangan hanyalah bagian dari perjalanan panjang membangun Persebaya menuju kompetisi resmi.

"Kami tentu senang bisa kembali meraih kemenangan. Namun, kami tidak ingin terlalu larut memikirkan hasil ini karena yang terpenting adalah proses membangun tim. Ini masih pramusim," ujar Coach Tavares dalam sesi konferensi pers.

Bagi Coach Tavares, kemenangan atas Port FC memberikan banyak pelajaran sekaligus gambaran mengenai perkembangan tim. Ia melihat Persebaya tampil lebih baik dibanding pertandingan-pertandingan sebelumnya, meski masih ada sejumlah aspek yang harus terus disempurnakan.

"Hari ini kami memainkan pertandingan yang baik, meski masih ada beberapa aspek yang harus diperbaiki agar tim terus berkembang," tegas pelatih berusia 46 tahun tersebut.

Salah satu hal yang paling membuatnya puas adalah semakin terlihatnya pemahaman para pemain terhadap filosofi permainan yang ingin diterapkan. Seiring bertambahnya waktu latihan dan pertandingan, Tavares menilai chemistry serta organisasi permainan Persebaya mulai berkembang ke arah yang diinginkan.

"Yang paling membuat saya senang adalah para pemain mulai memahami cara bermain yang kami inginkan. Kami ingin menjadi tim yang kuat dalam setiap fase permainan, baik ketika menyerang, bertahan, maupun saat melakukan transisi," katanya.

Perkembangan tersebut juga tercermin dari statistik pertandingan. Persebaya mampu melepaskan 14 tembakan dengan empat di antaranya tepat sasaran. Dua gol kemenangan lahir melalui skema permainan terbuka, menunjukkan semakin baiknya koordinasi antarpemain dalam membangun serangan.

Menurut Coach Tavares, variasi cara Persebaya menciptakan peluang menjadi sinyal positif dalam proses pembentukan tim. Ia melihat para pemain mulai mampu menerjemahkan prinsip-prinsip permainan yang selama ini diasah dalam latihan.

"Kami mencetak gol dari situasi transisi dan juga menciptakan peluang melalui organisasi permainan. Itu menunjukkan perkembangan yang positif," jelasnya.

Meski berhasil menyapu bersih tiga kemenangan di fase grup, Tavares menegaskan pekerjaannya bersama tim belum selesai. Fokus Persebaya kini beralih pada proses evaluasi agar Green Force terus berkembang menghadapi tantangan berikutnya.

"Pertandingan sudah selesai dan sekarang tugas kami adalah menganalisis apa saja yang sudah berjalan baik dan apa yang masih harus diperbaiki," tutup Coach Tavares.

Dengan kemenangan tersebut, Persebaya mengakhiri fase Grup B sebagai juara dengan raihan sempurna, sembilan poin dari tiga pertandingan. Pada babak semifinal Piala Presiden 2026, Green Force akan menghadapi runner-up Grup A, Arema FC. (*)

Populer

Tumbangkan Port FC, Coach Tavares Pastikan Persebaya Terus Berbenah
Persebaya Tutup Grup B dengan Kemenangan, Langkah Positif Berlanjut ke Semifinal
Babak Pertama Berjalan Ketat, Persebaya Imbangi Port FC
Jumpa Bruno Moreira, Rivera Pilih Fokus Bawa Persebaya Raih Kemenangan
Lawan Port FC, Rivera Tekankan Konsistensi dan Kekompakan Tim
Coach Tavares Belum Pikirkan Semifinal, Port FC Jadi Prioritas