Lapangan B Gelora Bung Tomo, Rabu siang (7/5), menjadi ruang bertemunya dua kultur pembinaan sepak bola. Persebaya Future Lab mendapat kunjungan dari klub Liga 2 Inggris, Tranmere Rovers F.C. yang diwakili staf pelatih Matt Hunter dan Dan Odonnell.
Selama kurang lebih 90 menit, kedua pihak terlibat diskusi intens bersama Kepala Persebaya Future Lab Ganesha Putera. Pembahasan berfokus pada metode latihan, pengembangan pemain muda, hingga filosofi pembinaan yang diterapkan masing-masing klub.
Dari pinggir lapangan, mengobservasi sesi latihan Persebaya Future Lab bersama Kepala Persebaya Future Lab, Ganesha Putera, (Persebaya)
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah progresif Persebaya Future Lab dalam membuka jaringan internasional demi memperkuat fondasi pembinaan usia muda.
Ganesha Putera menegaskan bahwa Persebaya terus mendorong kolaborasi dengan banyak pihak, termasuk para ekspert sepak bola dari berbagai negara. Menurutnya, pertukaran ilmu dan pengalaman menjadi elemen penting untuk mempercepat perkembangan kualitas pembinaan.
“Untuk mewujudkan visi-visi tersebut, kita senantiasa berkolaborasi dengan banyak pihak dan para ekspert dari seluruh dunia sehingga kita bisa saling tukar-menukar informasi. Tentunya kita juga bisa saling mendapatkan manfaat dan pembelajaran,” ujar Ganesha.
Ia menambahkan, kedatangan delegasi dari Inggris menjadi momentum penting karena kedua pihak sama-sama memiliki perhatian besar terhadap pembinaan pemain usia muda.
“Mereka sangat concern dengan pembinaan usia muda dan punya pengalaman mencetak pemain muda ke level profesional. Hari ini mereka datang ke sini ingin belajar dari Persebaya, dan Persebaya juga belajar dari mereka,” jelasnya.
Selama 90 menit, Matt Hunter dan Dan Odonnell mengamati sesi latihan semua kelompok umur di Persebaya Future Lab. (Persebaya)
Ini kolaborasi yang baik dan progresif untuk sama-sama meningkatkan kemajuan kedua pihak,” sambungnya.
Persebaya memang tengah serius membangun ekosistem pembinaan jangka panjang. Future Lab tidak hanya diarahkan menjadi tempat pengembangan teknik pemain muda, tetapi juga pusat pertukaran ide dan inovasi sepak bola modern.
Karena itu, kolaborasi internasional disebut Ganesha akan terus diperluas dalam waktu mendatang. Langkah tersebut dianggap penting agar kualitas pembinaan Persebaya mampu terus berkembang dan relevan dengan perkembangan sepak bola global.
“Ke depannya kolaborasi internasional seperti ini harus terus kita tingkatkan. Persebaya sesuai visi klub akan terus menggelontorkan berbagai kolaborasi internasional dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan yang kita punya,” tutupnya. (*)