Hariri Maulana mencoba melewati penjagaan pemain PSM U-16. (Persebaya)

Persebaya U-16 harus menelan kekalahan saat menghadapi tuan rumah PSM U-16. Bermain dalam lanjutan Elite Pro Academy Super League matchday 35 di Bosowa Sport Center, Sabtu (2/5) pagi. Bajol Ijo takluk dengan skor 0-2. Hasil ini menjadi catatan penting jelang fase akhir kompetisi.

Sejak awal laga, Persebaya sebenarnya tidak tampil buruk. Organisasi permainan cukup rapi, aliran bola juga berjalan. Namun, efektivitas di sepertiga akhir menjadi pekerjaan rumah. Beberapa peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol.

Beberapa kali kesusahan dalam membongkar lini bertahan Juku Eja. Sebaliknya, PSM U-16 tampil lebih klinis. Dua momen krusial berhasil dimanfaatkan menjadi gol yang akhirnya menentukan jalannya pertandingan.

Pelatih Persebaya U-16, Mat Halil, menilai anak asuhnya sudah berjuang, namun kehilangan ketenangan di saat-saat penting.

“Kami sebenarnya punya peluang untuk menyamakan bahkan berbalik unggul. Tapi di momen krusial, anak-anak kurang tenang dalam pengambilan keputusan,” ujar Coach Halil.

Ia juga menyoroti konsentrasi yang masih perlu dibenahi. Menurutnya, detail kecil menjadi pembeda dalam pertandingan dengan intensitas tinggi seperti ini.

“Dua gol yang kami terima itu karena kurang fokus. Ini jadi evaluasi penting. Kami harus belajar lebih cepat,” tambahnya.

Meski kalah, Coach Halil meminta pemainnya tidak larut. Ia menegaskan proses pembinaan tetap menjadi prioritas utama.

“Perjalanan mereka masih panjang. Yang penting bagaimana mereka merespons kekalahan ini dan berkembang di laga berikutnya,” tegasnya.

Besok (3/5), Persebaya kembali bertemu PSM pada matchday 36. (*)

Populer

Sempurna di Laga Pamungkas, Risto Puji Mental dan Kerja Keras Persebaya
Tutup Musim dengan Menang Meyakinkan di GBT
Kunci Empat Besar
Malik dan Bruno Bawa Persebaya Unggul di Laga Pamungkas
Coach Tavares: Jika Ingin Happy Ending, Persebaya Harus Menang
Catur Bidik Akhir Manis di GBT