Persebaya kembali menunjukkan dominasinya atas Arema FC. Dalam laga lanjutan pekan ke-30 Super League 2025/26, Selasa (28/4) sore, Bajol Ijo tampil meyakinkan dengan kemenangan telak 0-4 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.
Gol-gol kemenangan Persebaya lahir dari performa efektif di babak kedua. Francisco Rivera mencatatkan brace pada menit ke-49 dan 82. Jefferson turut menyumbang gol pada menit ke-76, sebelum Mikael Tata menutup kemenangan lewat golnya pada menit ke-86.
Selepas pertandingan, Mikael Tata mengungkapkan laga berjalan dengan tantangan tersendiri, terutama di paruh pertama.
“Pertandingan tadi cukup berat, khususnya di babak pertama dengan kondisi cuaca yang sangat panas. Di babak kedua, situasinya lebih mendukung dan kami bisa memanfaatkannya untuk mencetak gol,” ujar Tata dalam sesi konferensi pers.
Kemenangan ini mempertegas dominasi Persebaya dalam Derby Jatim. Bajol Ijo memperpanjang catatan impresif tanpa kekalahan dari Arema FC dalam delapan tahun terakhir, sebuah rekor yang menegaskan konsistensi dan kekuatan tim di laga sarat gengsi ini.
Meski skor akhir terlihat meyakinkan, Tata menegaskan bahwa pertandingan tidak berjalan mudah. Intensitas tinggi dan tekanan dari lawan tetap dirasakan sepanjang laga.
“Melawan Arema FC selalu sulit. Hasil ini datang dari kerja keras seluruh tim yaitu pemain, pelatih, dan ofisial. Dukungan Bonek dan Bonita juga sangat terasa, meski mereka tidak hadir langsung di stadion,” jelasnya.
Pemain berusia 21 tahun itu juga menyoroti kunci kemenangan tim yang tampil disiplin dan efektif dalam memanfaatkan peluang.
“Kami datang dengan fokus penuh. Disiplin sepanjang pertandingan dan memaksimalkan setiap kesempatan menjadi kunci hingga akhirnya kami bisa meraih hasil ini,” tambahnya.
Tata sendiri tampil impresif. Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, ia memberikan kontribusi nyata dengan satu assist dan satu gol yang memastikan kemenangan Persebaya.
Menariknya, laga ini juga memiliki nuansa emosional bagi Tata yang pernah berseragam Arema FC. Namun, ia menegaskan profesionalisme tetap menjadi prioritas utama.
“Bagi saya, setiap pertandingan sama pentingnya. Saya harus memberikan yang terbaik setiap kali dipercaya bermain untuk Persebaya,” tandasnya. (*)