Persebaya benar-benar menunjukkan taringnya. Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (28/4) sore. Bajol Ijo membungkam Arema FC dengan skor telak 0-4.
Empat gol kemenangan Persebaya lahir dari brace Francisco Rivera, serta masing-masing satu gol dari Mikael Tata dan Jefferson Silva. Dalam laga tadi, dominasi tak sepenuhnya ada di kaki Bajol Ijo. Rivera dkk hanya mencatatkan 39 persen penguasaan bola. Namun efektivitas jadi pembeda.
Dari sembilan tembakan yang dilepaskan, tujuh tepat sasaran, dan empat berbuah gol. Arema sejatinya bukan tanpa peluang. Namun disiplin lini belakang dan respons cepat saat transisi membuat setiap ancaman mampu diredam.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyebut perubahan di babak kedua jadi kunci. Meski menang besar, ia mengakui Arema juga memberi perlawanan.
“Kami berbicara saat jeda, kami melakukan beberapa koreksi tanpa bola. Dan kami memiliki peluang di babak kedua, peluang besar,” kata Coach Tavares dalam sesi konferensi pers seusai laga.
“Kami mencetak gol pertama dan setelah itu kami memiliki banyak peluang untuk mencetak gol kedua, kami mencetak gol kedua, kami mencetak gol ketiga, kami mencetak gol keempat,” lanjutnya.
Empat gol ke gawang Arema bukan hal sepele. Pelatih asal Portugal itu menekankan, tim lawan datang dengan catatan pertahanan solid. Apalagi di laga terakhir mampu menahan imbang pemuncak klasemen Super League, Persib Bandung.
“Saya rasa tidak mudah mencetak empat gol melawan Arema. Coba tonton pertandingan terakhir mereka. Ini berarti tim saya telah bekerja keras. Sikap yang mereka tunjukkan hari ini, memberikan banyak solusi bagi para pemain yang menguasai bola, terutama di babak kedua, sangat bagus. Jadi, inilah arah yang perlu kita teruskan,” tandasnya.
Euforia kemenangan ini tak boleh berlarut. Di depan mata, sudah menanti laga penting berikutnya saat melawan PSBS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (2/5) mendatang.
“Tanggal 2 Mei, kita akan menjalani pertandingan penting melawan PSBS di GBT. Sangat penting bagi kita untuk mendukung para pemain,” pungkasnya. (*)