Bruno Paraiba akhirnya merasakan debut di Stadion Gelora Bung Tomo saat melawan Persita. (Persebaya)

Ada momen emosional yang mewarnai kemenangan Persebaya atas Persita Tangerang pada laga pekan ke-26 BRI Super League 2025/26. Di balik tiga poin yang diraih Bajol Ijo, Bruno Paraiba akhirnya merasakan debutnya di hadapan ribuan Bonek dan Bonita di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4) malam.

Dalam pertandingan tersebut, Persebaya berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan tim tuan rumah dicetak oleh Francisco Rivera.

Bagi Paraiba, laga itu menyimpan kesan mendalam. Ia untuk pertama kalinya merasakan langsung atmosfer megah Stadion Gelora Bung Tomo yang dipenuhi dukungan suporter setia Persebaya, Bonek dan Bonita.

“Debut di Stadion Gelora Bung Tomo menjadi momen yang sangat spesial bagi saya. Atmosfernya luar biasa,” ujar Paraiba.

Pemain asal Brasil itu masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-69 menggantikan Mihailo Perovic. Selama sekitar 21 menit berada di lapangan, Paraiba mampu memberikan kontribusi dengan mencatat satu tembakan, satu dribel sukses, serta tiga umpan kepada rekan-rekannya.

Meski belum berhasil mencetak gol, Paraiba sempat menampilkan beberapa aksi yang membuat tribun stadion bergemuruh. Ia pun mengaku masih ingin memberikan kontribusi yang lebih besar untuk tim.

“Saya sangat bersyukur bisa merasakan momen ini. Tetapi saya juga sadar masih bisa memberikan lebih banyak lagi untuk tim,” katanya.

 

Sejak didatangkan pada bursa transfer paruh musim, Paraiba sebenarnya sempat menunjukkan kontribusi dengan mencetak satu gol. Namun setelah itu, ia lebih sering berkutat dengan masalah cedera yang membuat kesempatan bermainnya menjadi terbatas.

Kini, setelah kembali mendapatkan menit bermain, pemain yang pernah memperkuat klub Korea Selatan, Cheonan City, itu mengaku semakin termotivasi. Terlebih setelah merasakan langsung dukungan besar dari Bonek dan Bonita di stadion.

“Dukungan Bonek dan Bonita benar-benar luar biasa. Energi yang mereka berikan sangat besar bagi kami. Karena itu, kami juga harus membalasnya dengan energi yang sama di atas lapangan,” jelas pemain berusia 31 tahun tersebut.

Setelah membantu Persebaya meraih kemenangan atas Persita, Paraiba kini mengalihkan fokus ke laga berikutnya. Ia menatap penuh optimisme duel klasik menghadapi Persija Jakarta pada Sabtu (11/4) mendatang.

“Persija Jakarta adalah lawan yang tangguh. Kami menghormati mereka, tetapi kami datang untuk bertarung dan berusaha membawa pulang tiga poin,” pungkasnya. (*)

Populer

Debut di GBT, Paraiba Tersihir Atmosfer Bonek-Bonita
Risto: Kemenangan Ini Buah Kerja Keras Seluruh Tim
Raih Tiga Poin, Persebaya Dapat Modal Penting untuk Laga Berikutnya
Tumbangkan Persita, Kembali ke Jalur Kemenangan
Alot di Babak Pertama
Butuh Bangkit Lawan Persita, Jefferson Ajak Bonek-Bonita Penuhi GBT