Persebaya U-18 mengantongi empat poin pada matchday 17 & 18 Elite Pro Academy Super League 2025/2026. Dalam dua laga terakhir, Bajol Ijo meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Pada matchday 17, Persebaya U-18 sukses mengamankan tiga poin usai menaklukkan PSM U-18 dengan skor 2-1. Brace Azzarel Nugraha pada menit ke-16 dan 57 menjadi penentu kemenangan.
Sementara pada matchday 18, Persebaya U-18 harus berbagi poin setelah bermain imbang 2-2 melawan lawan yang sama. Sempat tertinggal di laga kedua, Bajol Ijo bangkit lewat gol Badi Fahrurozi (40’) dan Nabil Malik (59’).
Tim lawan harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-47 setelah Arya Arbhiseka menerima kartu kuning kedua. Unggul jumlah pemain, Persebaya U-18 terus menekan pertahanan lawan. Namun, solidnya lini belakang PSM membuat Bajol Ijo kesulitan menambah gol hingga peluit akhir berbunyi.
Pelatih kepala Persebaya U-18, Lulut Kistono, menilai anak asuhnya menunjukkan mental bertanding yang sangat baik.
“Saya melihat perkembangan yang positif, terutama dari sisi mental dan keberanian pemain dalam mengambil keputusan di lapangan. Anak-anak tidak menyerah meski sempat tertinggal,” ujar Coach Lulut.
Menurutnya, hasil ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan jangka panjang.
“Yang terpenting bukan hanya menang atau seri, tetapi bagaimana mereka terus belajar, memahami permainan, dan membangun konsistensi. Kami masih dalam proses menuju tim yang lebih matang,” pungkasnya.
Dengan tambahan empat poin, Persebaya U-18 masih tertahan di posisi enam klasemen sementara Grup B dengan raihan 22 poin, Selanjutnya Green Force akan melakoni laga home melawan Borneo FC U-18 pada 24-25 Januari 2026 mendatang. (*)