Bruno Moreira saat dilanggar oleh pemain Arema FC. (Persebaya)

Derby Jawa Timur berlangsung ketat sejak menit awal. Persebaya tampil agresif dan terus menekan pertahanan Arema FC hingga 15 menit jalanya pertandingan. Namun kokohnya lini belakang Singo Edan yang dipimpin sang kapten, Johan Alfarizie, membuat Green Force belum mampu memecah kebuntuan.

Peluang emas pertama hadir di menit ke-24 Milos Raickovic mendapat ruang tembak, tetapi sepakan kerasnya dari luar kotak penalti masih melambung di atas gawang Lucas Frigeri.

Menit ke-31, giliran Gali Freitas yang mengancam. Tendangan bebasnya lurus mengarah ke pojok gawang, namun Lucas kembali melakukan tepisan.

Persebaya semakin meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-40, Bruno Moreira melakukan penetrasi dari sisi kiri dan melepaskan umpan cutback ke tengah kotak penalti. Sayang, tidak ada pemain yang mampu menyambar bola tersebut.

Jelang turun minum, Catur Pamungkas mencoba kebruntungan dengan tendangan jarak jauh di menit ke-43. Namun bola melaju terlalu lemah sehingga mudah diamankan kiper Arema.

Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan tidak ada gol yang tercipta. (*)

Populer

Catur Bidik Akhir Manis di GBT
Flare dan Petasan Membahayakan, Mari Jadikan GBT Aman dan Nyaman untuk Semua
Persebaya Panaskan Mesin Jelang Hadapi Persik Kediri
Hattrick Perdana Paraiba untuk Keluarga dan Bonek-Bonita
Persebaya vs Persik Tak Tayang di TV Nasional
Rivera dan Konsistensi yang Menjaga Persebaya